Pengakuan Anak Buah Sri Mulyani, RI Sudah Resesi di Awal 2020

Market - Lydia Julita Sembiring, CNBC Indonesia
07 October 2020 08:47
Cover Fokus, dalam, panjang, 1100x429,  indonesia resesi

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengakui, Indonesia sudah mengalami resesi sejak awal tahun. Hal ini tampak dari perlambatan ekonomi yang sudah terjadi di kuartal I-2020.

Pada kuartal I perekonomian melambat dari tren 10 tahun terakhir yakni di kisaran 5% menjadi hanya 2,97%. Lalu pada kuartal II anjlok lebih dalam menjadi minus 5,32% yang membuktikan tertekan sangat dalam akibat Covid-19 ini.

"Ketika perekonomian kita bergerak di bawah trend yang sebenarnya yang sudah mulai terjadi di Kuartal pertama, tapi kita belum yakin apakah perlambatan itu akan berkelanjutan atau malu-malu. Tapi terbukti semakin buruk. Nah ini sekarang kita sudah yakin bahwa ini adalah yang kita sebut perlambatan atau beberapa teman menyebutnya resesi," ujarnya dalam diskusi FMB, Selasa (6/10/2020).


Menurutnya, sejak perlambatan di kuartal I dan ke-II, arah perekonomian sudah jelas akan masih ke zona resesi karena pertumbuhan negatif berturut-turut. Apalagi semua sektor penggerak perekonomian terteman dalam.

"Perlambatan perekonomian kita itu memang sebenarnya kalau kita lihat dari Kuartal I. Sudah melihat dari perekonomian kita arahnya sudah makin jelas waktu kemarin kita di Kuartal kedua kita benar-benar banyak sekali ketidakpastian ya tapi sekarang kita bisa dengan pasti mengatakan bahwa kuartal kedua itu adalah yang terburuk," kata dia.

Namun, ia meyakini pada kuartal III ini kontraksinya tidak akan sedalam kuartal II. Diharapkan akan berlanjut juga ke kuartal IV sehingga hingga akhir tahun bisa kembali ke pertumbuhan netral.

"Kuartal ketiga akan lebih baik harapannya Kuartal keempat pun akan lebih baik lagi," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading