Bukit Asam Garap Panel Surya 200 Hektare di Bekas Tambang

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
30 September 2020 13:57
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). (CNBC Indonesia/ Andrean Krtistianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten pertambangan batu bara pelat merah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berencana menggarap pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau solar panel di lahan paskatambang yang dikelola perseroan.

Menurut Arviyan Arifin, pada rencana awal, perseroan akan mengembangkan solar panel di lahan tambang batu bara Ombilin, Sawahlunto, Sumatera Barat dengan kapasitas sebesar 100 megawatt. Nantinya, PTBA akan menyuplai listrik dari PLTS tersebut kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

"Kita rencana membuat [PLTS] di Ombilin 100 MW panel dan otomatis diperlukan tanah 200 hektare. Itu relatif tersedia dan sudah kita kuasai dan bicara dengan PLN sebagai buyer untuk bisa menjadi pembeli dari listrik ini," ujar Arviyan Arifin, dalam paparan publik secara virtual, Rabu (30/9/2020).


Dia melanjutkan, diversifikasi ke bisnis solar panel ini merupakan salah satu strategi energy mix yang disiapkan perseroan dalam mengantisipasi peluang di bidang energi terbarukan (renewable energy).

Pasalnya, berdasarkan kesepakatan negara anggota G-20, di tahun 2025, sebesar 26% energi harus bersumber dari energi terbarukan dan meningkat jadi 30% pada 2030 mendatang.

"Itu sudah kesepakatan dengan negara negara ekonomi G20, untuk kita mengubah energy mix kita. Kita menunggu kebijakan tarif kementerian ESDM terhadap pembelian listrik dari solar panel, ini peluang," paparnya.

PLTS di Bandara

PTBA juga bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II (AP II) dalam membangun dan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bandar Udara Soekarno-Hatta.

PLTS kerjasama PTBA dan AP II tersebut berupa 720 solar panel system dengan photovoltaics berkapasitas maksimal 241 kilowatt-peak (kWp) dan terpasang di Gedung Airport Operation Control Center (AOCC).

PLTS di Gedung AOCC ini dibangun dan dikelola oleh PTBA yang juga menggandeng anak usaha PT LEN Industri yakni PT Surya Energi Indotama.

Operasional PLTS akan beroperasi penuh pada 1 Oktober 2020, di mana PTBA bekerjasama dengan AP II siap membangun PLTS di sejumlah bandara-bandara lainnya yang dikelola AP II.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading