Sri Mulyani Tambah Rp 17,5 T, Saham 4 Bank BUMN Siap Ngamuk!

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
30 September 2020 08:05
Ilutrasi Bursa. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham bank-bank pelat merah tampaknya menjadi incaran investor pada perdagangan hari ini, Rabu (30/9/2020). Langkah Menteri Keuangan menambah penempatan dana pada empat bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tampaknya menjadi perhatian investor. 

Di sejumlah grup WhatsApp dan Telegram, kabar ini ramai dibagikan pelaku pasar. Padahal harga keempat saham bank BUMN tersebut, terkoreksi kemarin.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) drop 1,62% ke level Rp 3.040/unit. Lalu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terkoreksi 1,46% ke harga Rp 5.075/unit. 


Demikian pula saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terkoreksi 0,46% ke level harga Rp 4.510/unit. Terakhir, saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) drop 0,42% ke level harga Rp 1.195/unit. 

Kemarin tersiar kabar, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menambah penempatan dana di himpunan bank negara (Himbara). Kali ini dana ditambahkan sebesar Rp 17,5 triliun setelah pada tahap I ditempatkan Rp 30 triliun.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari membenarkan hal tersebut sehingga saat ini total penempatan dana di Himbara menjadi Rp 47,5 triliun.

"Betul, penempatan dana ke Himbara telah diperpanjang dan telah dilakukan penempatan di tahap 2 sehingga sekarang total menjadi Rp 47,5 triliun," ujarnya saat dihubungi CNBC Indonesia, Selasa (29/9/2020).

Ia menjelaskan, untuk penempatan kali ini jangka waktu yang diberikan juga lebih lama. Di mana kali ini lebih dari tiga bulan seperti di tahap I.

"Tenor untuk 4 Bank Himbara 110 hari atau 3 bulan + 20 hari karena mempertimbangkan kondisi akhir tahun 2020 dan cuti bersama," jelasnya.

Dengan jangka waktu ini, maka jatuh tempo penempatan dana oleh Pemerintah di Himbara ini akan berakhir pada tanggal 13 Januari 2021.

Secara rinci, tambahan penempatan dana sebesar Rp 17,5 triliun tersebut diberikan kepada:

  • Bank Mandiri Rp 5 triliun
  • Bank BRI Rp 5 triliun
  • Bank BNI Rp 2,5 triliun
  • Bank BTN Rp 5 triliun.

[Gambas:Video CNBC]

(hps/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading