Debitur Fixed Income Jadi Modal bank bjb Hadapi Pandemi

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
17 September 2020 15:01
Strategi BJBR Restrukturisasi Kredit 8.300 Debitur Terdampak (CNBC Indonesia TV) Foto: Strategi BJBR Restrukturisasi Kredit 8.300 Debitur Terdampak (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb/BJBR) mencatat telah melakukan restrukturisasi kepada 7.187 debitur senilai Rp 2,5 triliun. BJBR mencatat jumlah debitur yang terdampak dari pandemi ini ada 8.300 debitur dengan nominal Rp 4,3 triliun, namun tidak semuanya mengajukan proses restrukturisasi.

"Kalau bicara total portofolio kami yang ada di bank bjb hampir Rp 90 triliun, dan yang terdampak karena pandemi ini sekitar 4-5% dari total portofolio kami," kata Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Kamis (17/09/2020).

Dia mengatakan meski tercatat ada 8.300 debitur yang terdampak, tidak semua direstrukturisasi terutama segmen korporasi. Yuddy mengatakan pihaknya selalu mengantispasi dan mempercepat proses restrukturisasi dengan dukungan dari OJK melalui POJK No.11 untuk pelaksanaan restrukturisasi.


Menurutnya debitur yang terdampak juga berpengaruh signifikan pada NPL, hingga kinerja perusahaan.

"Restrukturisasi juga berdampak signifikan pada likuiditas. Alhamdulillah di bank bjb kami sampai saat ini tidak mengalami masalah likuiditas. Tapi ini harus diantisipasi sampai kapan pandemi ini berlangsung. Karena angka Rp 4,3 triliun akan bergeser makin lama makin besar kalau situasi ini terus berjalan," katanya.

Jika situasi seperti ini terus berjalan jumlah debitur yang direstrukturisasi bisa-bisa bertambah sebagai efek dari pandemi ini. Yuddy menambahkan portofolio kredit perusahaan sebagian besar basisnya adalah income tetap. Saat ini portofolio bank bjb 65% adalah di consumer segmen dengan bisnisnya di pembiayaan ASN di Jabar dan Banten

"Ini menjadi blessing, biarpun kami sudah shifting ke kredit yang produktif dengan concern dan kita jaga GCG di komersial, korporasi dan UMKM," kata Yuddy.

[Gambas:Video CNBC]




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading