Gaji Macet 7 Bulan, Karyawan BUMN Ini Cuma Dapat Rp 1 Juta

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
07 September 2020 13:03
Menteri BUMN Erick Thohir (CNBC Indonesia/Monica Wareza)

Jakarta, CNBC Indonesia - Karyawan perusahaan pelat merah PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero)/PT Inti hanya mendapatkan gaji Rp 1 juta. Kabar ini jadi ramai setelah manajemen menjelaskan kepada karyawan terjadi karena perusahaan mengalami kerugian bisnis yang menyebabkan cash flow negatif.

Ketua Serikat Pekerja Inti Ridwan Al Faruq mengatakan hanya mendapatkan uang Rp 1 juta dari perusahaan pada Februari lalu. Di bulan-bulan berikutnya karyawan hanya menerima pemberitahuan dari perusahaan.

"Terkait yang Rp 1 juta memang itu usaha maksimal manajemen cara dana sana sini," kata Ridwan kepada CNBC Indonesia, Senin (7/9/2020).


Menurut Ridwan, saat ini setiap bulan seluruh karyawan mengalami ketidakpastian karena pemberitahuan tak akan dibayarkan gaji disampaikan setiap akhir bulan jelang pay day. Selama masa itu juga para karyawan ini tetap bekerja full seperti biasanya.

"Bahwa sampai saat ini Perusahaan masih belum memenuhi hak-hak karyawan PT INTI, dari bulan Februari 2020," tambah Ridwan.

Ridwan mengungkapkan saat ini para karyawan membutuhkan perhatian dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mencari jalan keluar dari masalah tersebut. Namun hingga saat ini masih belum ada perhatian kementerian mengenai hal tersebut.

Kabar ini sebelumnya disampaikan oleh salah satu karyawan perusahaan melalui komentar dalam postingan Instagram Menteri BUMN Erick Thohir. Dalam komentarnya ini, karyawan yang sudah menjadi pegawai tetap di Inti meminta Menteri untuk mencarikan solusi terbaik.

CNBC Indonesia mencoba menghubungi Kementerian BUMN melalui Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Namun hingga berita ini turun, Arya belum merespons pertanyaan konfirmasi dari CNBC Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading