Pasca-Stock Split, Tesla Incar Dana Rp 72,5 T di Wall Street

Market - dob, CNBC Indonesia
01 September 2020 20:15
A truck loaded with Tesla cars departs the Tesla plant Tuesday, May 12, 2020, in Fremont, Calif. Tesla CEO Elon Musk has emerged as a champion of defying stay-home orders intended to stop the coronavirus from spreading, picking up support as well as critics on social media. Among supporters was President Donald Trump, who on Tuesday tweeted that Tesla's San Francisco Bay Area factory should be allowed to open despite health department orders to stay closed except for basic operations. (AP Photo/Ben Margot)

Jakarta, CNBC Indonesia- Produsen mobil listrik Tesla Inc berencana untuk mengumpulkan dana hingga US$ 5 miliar atau sekitar Rp 72,5 triliun (kurs Rp 14.500/US$) dalam program penjualan saham yang akan dilakukan oleh pialang utama Wall Street.

Dalam pernyataan Tesla seperti dikutip dari Reuters, Selasa (1/9/2020) agen penjualan yang ditunjuk di antaranya bank-bank besar seperti Goldman Sachs & Co, Bank of America Securities Inc, Citigroup Global Markets Inc dan Morgan Stanley & Co.


Saham Tesla naik sekitar 8% dalam perdagangan pra-market awal setelah berita tersebut muncul

Langkah ini dilakukan sehari setelah pemecahan saham atau stock split 5:1 diberlakukan. Ini merupakan stock split pertama bagi Tesla sejak penawaran umum perdana sekitar satu dekade lalu.

Saham perusahaan terbang tinggi telah melonjak lebih dari 70% sejak stock split diumumkan pada 11 Agustus. Saham Tesla adalah salah satu yang termahal di Wall Street.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading