17 Juta UMKM Bakal Terima Hibah Rp 2,4 Juta di 17 Agustus

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
13 August 2020 17:03
Direktur Utama BRI Sunarso

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah akan meluncurkan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) dengan dana senilai Rp 2,4 juta pada 17 Agustus 2020 nanti. Dana ini bisa didapat asalkan penerima dana tersebut memiliki usaha, apapun dan tak dibatasi.

Banyak penduduk yang akan menerima dana ini sebab, contoh saja di bank dengan aset terbesar di negeri ini akan menargetkan nasabah dengan saldo rekeningnya di bawah Rp 2 juta. Dengan catatanĀ individu tersebut belum pernah mendapatkan kredit.

Ketua Himbara sekaligus Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Sunarso mengatakan perbankan menjadi penghubung antara penerima dana dengan pemerintah sebagai pemberi dana. Data penerima akan disediakan dan diverifikasi langsung oleh bank sehingga dipastikan nasabah tersebut akan digunakan untuk kebutuhan produktif.


"Penerima akan menerima Rp 2,4 juta, itu dananya bersifat hibah. Tetapi kemudian targetnya 17 juta penerima," kata Sunarso dalam wawancara dengan CNBC Indonesia TV, Kamis (13/8/2020).

Dia menyebutkan, di BRI terdapat 4,3 juta nasabah penabung yang eligible untuk menerima dana tersebut, karena memiliki saldo di bawah Rp 2 juta dan tak sedang menerima kredit.

Dari jumlah tersebut, data ini akan kembali diverifikasi untuk memastikan akuntabilitas terjaga. Verifikasi inu meninggalkan jumlah penabung yang berhak menerima hanya 1,1 juta saja.

"Mungkin ini yang akan jadi prioritas begitu dilaunching langsung dapat 1,1 juta penerima itu. Rekeningnya sudah ada, tinggal mengirimkan ke rekening," jelasnya.

Namun demikian, tak semudah itu untuk mengkredit rekening nasabah. BRI terlebih dahulu akan memberikan sosialisasi dan memberitahukan kepada calon penerima ini dan membubuhkan tanda tangannnya.


Sebelumnya, disampaikan oleh pemerintah bahwa dana hibah UMKMĀ senilai Rp 2,4 juta ini akan dibagikan pada 17 Agustus 2020."Usaha apa saja pokoknya usaha yang penting bergerak ekonomi," imbuhnya.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading