OJK Buka-bukaan Soal 24 Reksa Dana Kresna AM yang Disuspen

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
10 August 2020 13:43
reksa dana

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan penghentian sementara (suspensi) 24 produk reksa dana yang dikeluarkan oleh perusahaan manajer investasi PT Kresna Asset Management dilakukan dalam rangka supervisi action yang dilakukan oleh regulator.

Dewan Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan suspensi ini merupakan dari penegakan market conduct di industri pasar modal dalam negeri.

"Sedang kita tangani, ini bagian pembinaan terhadap aspek yang ada di market conduct. Kita belum bisa sharing. Penghentian 24 reksa dana tadi merupakan supervisi action yang kita lakukan sehingga bisa perdalam isu terkait reksa dana kresna ini," kata Hoesen dalam konferensi pers virtual, Senin (10/8/2020).


Berdasarkan data S-INVEST, disebutkan instruksi OJK untuk suspensi 24 produk reksa dana Kresna Asset tersebut efektif pada Jumat (7/8/2020).

Berikut 24 produk reksa dana milik Kresna Asset:

  1. RD Saham Kresna Prima
  2. RD MR Bond Kresna
  3. RD Bond BUMN Kresna
  4. RD MRS Bond Kresna
  5. RD MS Bond Kresna
  6. RD Kresna Olympus
  7. RD Prestasi Alokasi Portofolio
  8. RD Indeks Kresna IDX30 Tracker
  9. RD Indeks Kresna IDX30
  10. RD Kresna Indeks 45
  11. MRS Cash Kresna
  12. RD Kresna Flexima
  13. RD MRS Flex Kresna
  14. RD Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 1
  15. RD Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 2
  16. RD Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 3
  17. RD Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 5
  18. RD Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 6
  19. RD Terproteksi Kresna Proteksi Sinar Gemilang Seri 1
  20. RD Terproteksi Kresna Proteksi Gilang Seri 1
  21. RD Terproteksi Kresna Proteksi Gilang Seri 2
  22. RD Terproteksi Kresna Proteksi Gemilang
  23. RD Terproteksi Kresna Proteksi Sinar Gemilang Seri 2
  24. RD Terproteksi Kresna Proteksi Sinar Gemilang Seri 3


CNBC Indonesia sudah mencoba menghubungi pihak Kresna yang diwakili Direktur Ashari Adithyawarman namun hingga saat belum mendapatkan penjelasan lebih lanjut.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading