Erick Thohir Mau Merger Bank Syariah BUMN, Apa Kata OJK?

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
30 July 2020 15:03
Menteri BUMN Erick Thohir (CNBC Indonesia/Ratu Rina)

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan dukungannya mengenai rencana Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah kendali Menteri Erick Thohir untuk menggabungkan bank-bank syariah pelat merah. OJK menyebut, merger bank-bank BUMN ini akan memperkuat postur perbankan syariah nasional.

"Setiap usaha memperkuat perbankan, terutama bank syariah, OJK mendukung. Rencana Kementerian BUMN ini suatu usaha yang sangat bagus untuk memperkuat perbankan syariah kita, kita pasti mendukung," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana, dalam dialog bersama CNBC Indonesia TV, Kamis (30/7/2020).

Heru melanjutkan, industri perbankan akan menghadapi tantangan kebutuhan modal yang cukup besar dalam menghadapi terjangan digitalisasi di sektor jasa keuangan.


Oleh sebab itu, secara bertahap OJK juga menaikkan modal inti perbankan menjadi Rp 3 triliun.

"Perbankan kita adalah lembaga padat modal, harus membuat nasabah nyaman, karena layanan digitalisasi itu butuh teknologi, butuh modal. Ini harus diperkuat oleh perbankan kita termasuk syariah," kata Heru melanjutkan.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan akan menggabungkan bank syariah pelat merah mulai Februari tahun depan.

Nilai merger ini akan menghasilkan satu entitas bank syariah baru dengan total aset sebesar Rp 207 triliun. Wacana ini memang bukan barang baru, sebelumnya kala Dahlan Iskan menjabat sebagai Menteri BUMN, pernah mewacanakan hal serupa namun belum terealisasi.

"Kita coba sedang kaji bank-bank syariah kita ini nanti semua kita coba mergerin. Insya Allah Februari tahun depan jadi satu. Bank Syariah Mandiri, BNI, dan BRI," kata Erick Thohir, Kamis (2/7/2020).

Menurut mantan bos FC Internazionale itu, potensi bank syariah di Tanah Air cukup besar sebagai negara mayoritas penduduknya beragama muslim.

"Lalu kenapa saya menginginkan merger syariah, karena Indonesia yang penduduk muslim terbesar tidak punya fasilitas itu. Nah, kalau syariah di-merger ia bisa menjadi top bank yang menjadi alternatif pilihan," tutur dia.

Saat ini, ada tiga bank umum syariah yang merupakan anak usaha BUMN. Ketiga bank itu adalah, PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS), PT Bank BNI Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri. Sedangkan untuk Bank BTN masih berupa unit syariah yaitu Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN). Total aset ketiga bank syariah tersebut mencapai Rp 207 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading