Dear Nasabah! Restrukturisasi Polis Jiwasraya Mulai Agustus

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
22 July 2020 12:30
Direktur Utama Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko/Foto: Rengga Sancaya/detikcom

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Asuransi Jiwasraya (Persero) saat ini tengah dalam proses penyusunan rencana strategis perusahaan untuk memperbaiki kinerja perusahaan dan memenuhi kewajiban kepada nasabah.

Rencana ini disusun bersama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Keuangan selaku pemegang saham.

Direktur Utama Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan rencana strategis ini nantinya akan diimplementasikan ke dalam program restrukturisasi yang direncanakan akan dimulai pada Agustus 2020 setelah mendapat konfirmasi pendanaan dari pemegang saham.


"Restrukturisasi merupakan agenda utama penyehatan perusahaan dan akan segera dimulai. Keberhasilan restrukturisasi membutuhkan dukungan semua pihak dan saya mohon kerja sama yang sebelumnya sudah berjalan baik," kata Hexana dalam siaran persnya, Rabu (22/7/2020).

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjaatmadja mengatakan kementerian bersama dengan manajemen perusahaan akan mengalihkan polis-polis yang saat ini masih berjalan di asuransi tersebut ke perusahaan baru (new company). Ini merupakan upaya restrukturisasi yang disiapkan.

"Kami rencana kalau opsi disetujui pemerintah dan DPR kami akan restrukturisasi polis. Kami akan nego dengan pemegang polis mengenai janji masa depan dan akan ada pengumuman koran dan panggil semua pemegang polis," kata Kartika dalam pembukaan rapat dengan Panja Jiwasraya Komisi VI, Selasa (7/7/2020).

Selain akan mengalihkan polis tersebut, nasabah juga akan diminta untuk 'sacrifice' dengan menurunkan tingkat imbal hasil (return) yang semula dijanjikan oleh perusahaan tersebut menjadi setidaknya 7% dari sebelumnya di kisaran 10%-14%.

Dia menyebutkan, jika skema ini disetujui pemerintah dan DPR, setidaknya pada Agustus (bulan depan), Kementerian BUMN akan mengumumkan pemindahan polis ini kepada perusahaan baru.

"Kalau pemegang polis ga pindah [ke new company] mereka akan mengalami penurunan aset rendah dibanding polis. Pada saatnya setelah ada persetujuan DPR kami akan launching produk di Agustus dan sampaikan secara terbuka untuk nego polis yang akan dibawa ke new co," terangnya.

Setelah dilakukan restrukturisasi dan pengalihan polis milik nasabah PT Asuransi Jiwasraya ke perusahaan baru, nantinya Jiwasraya akan ditutup secara permanen.

"Ya pada akhirnya tutup, pada akhirnya tutup. Tapi memang kita harapkan seluruh pemegang polis ini kita harapkan nanti mau untuk pindah gitu. Karena yang Jiwasraya memang tidak ada pesertanya," jelasnya.

Proses restrukturisasi ini sendiri diperkirakan akan memakan waktu hingga Desember 2021 mendatang. Selama proses tersebut, kementerian akan menyiapkan perusahaan baru (new company) untuk menampung seluruh polis Jiwasraya yang direstrukturisasi tersebut.

Perusahaan baru, yang disebut-sebut sebagai Nusantara Life ini nantinya akan berada di bawah holding perasuransian dan penjaminan, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). Dalam pengembangannya, Kartika mengatakan, nantinya akan membutuhkan suntikan penanaman modal negara (PMN) dari pemerintah.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading