Merryl Lynch Hengkang, Bursa Siap Lelang Kursi Sahamnya

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
13 July 2020 10:11
Merrill Lynch (REUTERS/Mike Blake)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) siap melakukan lelang kursi anggota bursa (AB) milik perusahaan sekuritas yang hengkang dari bursa Tanah Air yakni PT Merrill Lynch Sekuritas Indonesia (MLSI). Lelang kursi AB ini untuk menjadi pemegang saham BEI yang ditinggalkan Merrill Lynch.

AB merupakan perusahaan efek yang telah memiliki izin usaha sebagai Perantara Pedagang Efek dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah memperoleh persetujuan keanggotaan bursa (menjadi pemegang saham BEI).

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi mengatakan nomor saham milik Merrill Lynch Sekuritas Indonesia adalah 052. Pelelangan saham Bursa dilaksanakan secara terbuka pada Senin, 03 Agustus 2020, pukul 14.00 WIB di Ruang Rapat Reksadana A BEI, Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 4 Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190.


"Persyaratan dan tata cara menjadi Peserta Lelang adalah sebagaimana diatur dalam ketentuan IV Peraturan Bursa Nomor III-H tentang Pelelangan dan Pembelian Kembali Saham Bursa (Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00075/BEI/09-2016 tanggal 16 September 2016 perihal Perubahan Peraturan Nomor III-H tentang Pelelangan dan Pembelian Kembali Saham Bursa)," kata Inarno dalam pengumuman, Senin (13/7/2020).

Dia mengatakan, setiap Peserta Lelang harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi Anggota Bursa Efek sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor III-A tentang Keanggotaan Bursa (Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00184/BEI/12-2018 tanggal 28 Desember 2018 perihal Perubahan Peraturan Nomor III-A tentang Keanggotaan Bursa).

"Perusahaan Efek yang berminat untuk menjadi Peserta Lelang wajib mengajukan permohonan tertulis kepada Bursa dengan melampirkan surat konfirmasi dari Bursa untuk melakukan pembelian Saham Bursa, diajukan selambat-lambatnya tanggal 22 Juli 2020 pukul 17.00 WIB, disampaikan kepada BEI."

Akhir tahun 2018, BEI menegaskan lelang AB dilakukan karena tingkat keaktifan yang rendah dan sanksi suspensi yang ditetapkan terhadap perusahaan sekuritas. Lelang juga dilakukan karena adanya kursi kosong setelah otoritas mencabut keanggotaan perusahaan sekuritas.

Sebelumnya, Merrill Lynch resmi menutup bisnis aktivitas perantara pedagang efek atau broker di Indonesia pada akhir 2019. Belakangan diketahui, selain MLSI, dua sekuritas asing lainnya, PT Deutsche Sekuritas Indonesia (asal Jerman) dan PT Nomura Sekuritas Indonesia (asal Jepang) juga menyatakan mundur. 

Hengkangya tiga broker asing dari Bursa Efek Indonesia ditengarai karena pelbagai faktor. Selain kebijakan dari perusahaan induk di negara asal, faktor persaingan ketat dengan broker lokal juga jadi musababnya.

BEI juga sudah melelang dua kursi AB yang sebelumnya dimiliki PT Sinergi Millenium Sekuritas dan PT Recapital Sekuritas Indonesia untuk menjadi pemegang saham Bursa.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading