Clue dari Bos The Fed: Bunga Masih akan Terus dekati Nol

Market - Herdaru Purnomo, CNBC Indonesia
18 June 2020 06:30
Federal Reserve Chair Jerome Powell arrives to speak at a news conference after the Federal Open Market Committee meeting, Wednesday, Dec. 11, 2019, in Washington. The Federal Reserve is leaving its benchmark interest rate alone and signaling that it expects to keep low rates unchanged through next year. (AP Photo/Jacquelyn Martin)

New York, CNBC Indonesia - Ekonomi AS yang jatuh cukup dalam diramal bakal segera pulih dari krisis akibat Covid-19. The Fed atau Bank Sentral AS pun memberikan sedikit update kebijakannya di depan Kongres AS.

"Kami di The Fed perlu menjaga kaki kami tetap di atas gas sampai kami benar-benar yakin kita bisa melalui ini. Dan ini niat kami. Saya berfikir anda mungkin menemukan lebih banyak lagi yang bisa dilakukan," kata Gubernur Bank Sentral AS The Fed Jerome Powell kepada Kongres dilansir Reuters, Kamis (18/6/2020).

Jalan keluar dari resesi mungkin memakan waktu. Menurut Powell, suku bunga The Fed kemungkinan masih akan mendekati nol dan akan diperpanjang periodenya.

Powell juga mengatakan bank sentral AS akan terus membeli obligasi untuk menekan biaya pinjaman jangka panjang.

Federal Reserve Chair Jerome Powell removes his glasses as he listens to a question during a news conference after the Federal Open Market Committee meeting, Wednesday, Dec. 11, 2019, in Washington. The Federal Reserve is leaving its benchmark interest rate alone and signaling that it expects to keep low rates unchanged through next year. (AP Photo/Jacquelyn Martin)Foto: Gubernur bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve, Jerome Powell (AP Photo/Jacquelyn Martin)



Powell sedikit menyentil Kongres di mana haruslah memperhatikan para warga AS yang kehilangan pekerjaannya. "Kita harus menemukan cara sebagai negara yang mendukung orang-orang itu sehingga mampu keluar dari bagian tersulit kehidupan mereka," tegas Powell.

Powell mengatakan, akan sangat penting bagi Kongres untuk memperpanjang dalam beberapa bentuk pembayaran stimulus tambahan US$ 600 kepada para pengangguran. Ini merupakan bagian dari paket bantuan yang disahkan pada bulan Maret dan yang akan berakhir pada bulan Juli.

"Pemerintah negara bagian dan lokal, serta usaha kecil, juga akan memerlukan bantuan," katanya.

Untuk informasi, kongres telah mengalokasikan hampir US$ 3 triliun untuk bantuan ekonomi yang berkaitan dengan virus korona.

Bank sentral AS juga telah memompa triliunan dolar kredit ke dalam ekonomi untuk meredamnya dari dampak pandemi.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading