Saham BCA Naik 10%, Harta Crazy Rich Duo Hartono Naik Rp 36 T

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
08 June 2020 12:36
Berharta Rp 522 t, crazy rich ini galau soal ekonomi RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Harta kekayaan duo Hartono, Budi dan Bambang Hartono yang merupakan orang terkaya Indonesia, bertambah Rp 35,87 triliun setelah harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melesat 10,31% pada perdangan pekan lalu. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham BCA sepekan lalu naik 10,31% dari harga Rp 25.950/unit pada 29 Mei 2020 menjadi Rp 28.625/unit pada 4 Juni 2020.

Harga saham BCA secara year to date masih terkoreksi 12,34%. 


Pada harga Rp 25.950/unit, nilai kapitalisasi saham BCA mencapai Rp 633,40 triliun. Kenaikan harga saham menjadi Rp 28.625/saham membuat nilai kapitalisasi BCA naik menjadi Rp 698,69 triliun.


Kenaikan harga saham tersebut membuat nilai kapitalisasi saham BCA naik Rp 65,29 triliun.

BCA merupakan bank swasta terbesar di Tanah Air. Selain itu, BCA juga merupakan emiten dengan nilai kapitalisasi terbesar di BEI.

Pemilik BCA adalah Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, pemilik Grup Djarum disematkan oleh Forbes sebagai orang terkaya di republik ini. 

Kenaikan nilai kapitalisasi saham BCA sebesar Rp 65,29 triliun tersebut, membuat potensi kekayaan duo Hartono bertambah

Robert dan Michael Hartono mempunyai kepemilikan 54,94% saham BCA (sebanyak 13.545.990.000 saham), melalui PT Dwimuria Investama Andalan. Dwimuria adalah perusahaan dengan nilai aset sebesar Rp 1.056 triliun. 

Jadi jika dikalkulasi dengan porsi kepemilikan tersebut, kekayaan Robert dan Michael bertambah Rp 35,87 triliun. 
Forbes mencatat, nilai bersih kekayaan dua bersaudara ini sekitar US$ 37,3 miliar atau setara dengan Rp 568,75 triliun.

[Gambas:Video CNBC]






(hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading