Disuspensi OJK, AUM 9 Produk Sinarmas Asset Tembus Rp 10,7 T

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
28 May 2020 07:25
Ilustrasi Foto OJK
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekukan sementara pembelian baru reksa dana milik PT Sinarmas Asset Management melalui instruksi Surat Edaran yang dirilis sejak 20 Mei 2020.

Executive Director
Sinarmas Asset Management, Jamial Salim mengatakan telah terjadi volatilitas harga obligasi dan likuiditas di pasar menjadi ketat serta terbatas, sehingga sulit mencapai harga jual yang wajar. Namun produk yang menjadi sorotan yakni Reksa Dana Danamas Mantap Plus dan Reksa Dana Simas Syariah Pendapatan Tetap.

"Hal ini menyebabkan kami melakukan pencatatan harga aset yang lebih konservatif di bawah harga pasar, yang tidak sesuai dengan ketentuan harga wajar pada produk Danamas Mantap Plus dan Simas Syariah Pendapatan Tetap. Namun seiring dengan membaiknya pasar, kami telah menyesuaikan harga aset dimaksud serta mengkomunikasikan kepada OJK," katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/5).

"Sinarmas Asset Management sebagai salah satu unit usaha di bawah pilar Sinar Mas Financial Services bertanggung jawab sepenuhnya atas semua produk yang dipasarkan. Prioritas kami adalah memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah."


Dia juga mengimbau nasabah tidak perlu khawatir karena suspensi OJK hanya bersifat sementara terhadap pembelian baru. Jika nasabah mau menjual produk reksa dana yang dimiliki dapat dilakukan setiap saat sesuai dengan ketentuan yang berlaku di seluruh kantor cabang Sinarmas Asset Management.

"Sinarmas Asset Management adalah lembaga keuangan yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Kami selalu mengutamakan ketentuan hukum yang berlaku."

Sebelumnya beredar surat elektronik dari salah satu penjual reksa dana Sinarmas Asset kepada para investor yang membeli reksa dana Sinarmas. Dalam e-mail tersebut, disebutkan ada 7 produk reksa dana Sinarmas yang memang dijual melalui agen penjual tersebut.

"Untuk sementara ini kamu tidak dapat melakukan pembelian dan switching produk reksa dana tersebut karena sedang dihentikan sementara atas instruksi Otoritas Jasa Keuangan S.452/PM.21.2020 yang telah dikirimkan ke sistem S-INVEST per 20 Mei pukul 21.01 WIB," demikian bunyi pengumuman dalam surat elektronik yang beredar tersebut, Selasa (26/5/2020).

Ada tujuh produk yang dijual lewat agen penjual tersebut yakni Danamas Pasti, Danamas Stabil, Danamas Rupiah, Danamas Rupiah Plus. Selanjutnya, Simas Saham Unggulan, Simas Syariah Unggulan dan Simas Syariah Berkembang.

CNBC Indonesia juga sudah mengonfirmasi kepada Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Fakhri Hilmi. Namun, pihak OJK tidak memberikan respons.

Lantas berapa nilai dana kelolaan dari 9 produk reksa dana Sinarmas Asset yang nama-namanya disebut tersebut?

Berdasarkan Factsheet yang dipublikasikan di situs resmi Sinarmas Asset Management, terungkap total dana kelolaan (asset under management/AUM) atau nilai aktiva bersih (NAB) per April 2020 mencapai Rp 9,73 triliun dari 7 produk yang dijual via agen penjual tersebut.

AUM terbesar berasal dari produk reksa danaDanamas Stabil mencapai Rp 8,26 triliun danSimas Saham Unggulan Rp 1,19 triliun. Hanya ada satu produk yang tidak tercantum Factsheet-nya di situsSinarmas yakniDanamas Rupiah sehingga informasi AUM memakai data terbaru dariBareksa.

Dana Kelolaan 7 Reksa Dana Sinarmas Asset Management
Reksa DanaJenisDana Kelolaan (Rp miliar)
Danamas RupiahPasar Uang14,85
Danamas Rupiah PlusPasar Uang164,71
Danamas StabilPendapatan Tetap8.262,35
Danamas PastiPendapatan Tetap21,96
Simas Saham UnggulanSaham1.197,85
Simas Syariah UnggulanSaham55,01
Simas Syariah BerkembangCampuran13,86
AUM Total 7 Produk9.730,59
Sumber: Lembar Factsheet per April 2020 dan Bareksa


Adapun NAB dari dua produk reksa dana yang disebutkan oleh manajemen Sinarmas Asset yakni Danamas Mantap Plus (sebesar Rp 1,005 triliun) dan Simas Syariah Pendapatan Tetap (Rp 43,52 miliar) yakni total mencapai Rp 1,048 triliun.

Dengan demikian jika digabung maka 9 produk Sinarmas ini mencapai Rp 10,78 triliun. Jumlah ini tentu belum diakumulasikan dengan produk-produk reksa dana Sinarmas Asset lainnya baik konvensional maupun non-konvensional.

Untuk non-konvensional, situs Sinarmas Asset mencatat perusahaan memiliki 1 produk DIRE (dana investasi real estate) yakni DIRE Simas Plaza Indonesia, lalu ada 12 produk reksa dana terproteksi, dan 2 produk ETF (exchange traded fund) atau reksa dana yang diperdagangkan di bursa.

[Gambas:Video CNBC]


 


(tas/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading