Ekonomi Diyakini Bakal Membaik, Bursa Eropa Dibuka Naik

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
18 May 2020 14:48
The German share prize index DAX board is photographed early afternoon on the day of the Brexit deal vote of the British parliament in Frankfurt, Germany, January 15, 2019. REUTERS/Kai Pfaffenbach

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Eropa bergerak menguat di sesi awal pembukaan Senin (18/5/2020) menyusul berkembangnya keyakinan bahwa Benua Biru bakal benar-benar melonggarkan karantina wilayah (lockdown).

Indeks Stoxx 600, yang berisikan 600 saham unggulan di Eropa, lompat 1,8% pada sesi pembukaan. Indeks saham sektor industri dasar melesat 3,3% menjadi pemimpin kenaikan di antara indeks sectoral lain yang juga menguat.

Selang 30 menit kemudian, reli Stoxx 600 relatif sama sebesar 5,82 poin (+1,77%) ke 334,06. Di sisi lain indeks FTSE Inggris naik 125,76 poin (+2,17%) ke 5.925,53, indeks DAX Jerman menguat 247,77 poin (+2,37%) ke 10.712,94 dan CAC Prancis tumbuh 88,69 poin (+2,07%) ke 4.366,32.


Rencana pelonggaran lockdown bakal membuat pelaku bisnis kembali beroperasi meski secara hati-hati. Terlebih beberapa kelompok masyarakat juga mulai menolak pembatasan sosial seperti protes yang terjadi di Jerman baru-baru ini.

Pada saat bersamaan, kepercayaan diri investor untuk masuk ke bursa terbantu oleh pernyataan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) yang menilai tidak akan ada depresi di negara dengan perekonomian terbesar dunia tersebut.

"Dalam jangka panjang dan bahkan dalam jangka menengah, anda tak ingin bertaruh melawan arah perbaikan ekonomi AS. Ekonomi AS akan pulih," tutur bos The Fed Jerome Powell dalam wawancara dengan CBS pada Minggu pagi.

Dengan mengasumsikan tak ada gelombang kedua wabah corona, lanjut dia, ekonomi akan pulih secara meyakinkan pada semester kedua tahun ini. Hanya saja, dia menilai pemulihan penuh perekonomian hanya dimungkinkan jika sudah ada vaksin.

Mayoritas bursa di Asia bergerak menyamping pada Senin sore menyusul komentar Powell tersebut. Namun, harga minyak mentah di bursa berjangka menguat menyusul ekspektasi bahwa permintaan energi utama dunia tersebut bakal pulih.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading