Trump Kecewa dengan China, Bursa Asia Merah

Market - Tri Putra, CNBC Indonesia
15 May 2020 10:34
Ilustrasi Pialang Mandiri. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mayoritas bursa saham di kawasan Asia pada perdagangan Jumat (14/5/2020) terpantau berada di zona merah.

Sentimen negatif muncul dari wawancara Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dengan Fox Business. Di wawancara ini Trump mengatakan ia sangat kecewa terhadap cara China mengatasi pandemi Corona ini.

Menurut Trump, presiden-presiden lain sebelum dirinya membiarkan China melakukan apapun yang menyebabkan AS rugi US$ 200 miliar - US$ 500 miliar per tahun.

"Saya sangat kecewa terhadap China, mereka seharusnya tidak pernah membiarkan ini terjadi. Kami sudah membuat kesepakatan (dagang) yang luar biasa, tetapi sekarang rasanya sudah berbeda. Tinta belum kering, dan wabah ini datang. Rasanya tidak lagi sama," keluh Trump.




Reuters mengabarkan, China Institutes of Contemporary International Relations (CICIR) yang merupakan lembaga think tank dengan afiliasi ke Kementerian Pertahanan Negeri Tirai Bambu, membuat laporan bahwa Beijing berisiko diterpa sentimen kebencian dari berbagai negara. Skenario terburuknya, China harus bersiap dengan kemungkinan terjadinya konfrontasi bersenjata alias perang.

Merespons kabar ini bursa China daratan, Shanghai Stock Exchange (SSE) mengalami koreksi sebesar 0,09%. Angka ini turun setelah pagi tadi SSE indeks sempat naik 0,48%

Di Korea Selatan indeks Kospi juga mengalami penurunan sebesar 0.07%. Penurunan ini terjadi setelah Bank of Korea merilis indeks harga barang impor yang turun dari -7,9% menjadi -14,1% yang menunjukan rendahnya daya beli masyarakat begitu pula indeks harga barang ekspor yang turun dari -3,8% menjadi -5,9%.

Di negara lain di Asia seperti di Jepang indeks Nikkei 225 mengalami apresiasi 0,05%, Hang Seng Hong Kong turun 0,27%, sedangkan di negara tetangga kita Singapore STI indeksnya dipantau melemah sebesar 0,04%.

Sementara itu dari dalam negeri IHSG pada 10:03 dipantau terjun bebas ke level 4.493,87 tau penurunan sebesar 0,43%.

 

[Gambas:Video CNBC]



 

TIM RISET CNBC INDONESIA


(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading