May Day, May Day! Bursa Saham Jepang & Australia Jatuh

Market - Haryanto, CNBC Indonesia
01 May 2020 18:20
People walk past an electronic stock board showing Japan's Nikkei 225 index at a securities firm in Tokyo Wednesday, July 10, 2019. Asian shares were mostly higher Wednesday in cautious trading ahead of closely watched congressional testimony by the U.S. Federal Reserve chairman. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Asia pada perdagangan hari Jumat ini (1/5/2020) menurun. Saham-saham di Jepang dan Australia tergelincir, dengan sebagian besar pasar utama di Asia ditutup untuk liburan.

Pasar di Korea Selatan, Cina, India, Singapura, Taiwan, Hong Kong, Indonesia, Malaysia dan Thailand ditutup untuk liburan hari buruh.

Pasar saham di Jepang, indeks Nikkei 225 tergelincir 2,84% menjadi 19.619,35, sementara indeks Topix juga turun 2,24% untuk mengakhiri hari perdagangannya di 1.431,26.

Saham-saham terkait semikonduktor turun setelah indeks semikonduktor Philadelphia turun 3,7%. Saham Tokyo Electron anjlok 5,5%, Screen Holdings merosot 6,1% dan Advantest turun 5,6%.


Dalam berita ekonomi, harga konsumen di wilayah Tokyo di bulan April naik 0,2% tahun ke tahun (YoY), laporan pemerintah tersebut berada di bawah ekspektasi untuk kenaikan 0,3% dan turun dari 0,4% di bulan Maret. Sementara Core CPI, yang tidak termasuk harga makanan yang fluktuatif, juga turun 0,1% secara tahunan.

Dari kawasan Asia lainnya, pasar saham Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 5,01% menjadi 5.245,90, dengan saham sektor pertambangan yaitu BHP jatuh 7,76%. Sementara saham sektor perbankan besar seperti Commonwealth Bank of Australia dan Australia and New Zealand Banking Group masing-masing turun lebih dari 4,5%.

Sementara bursa saham Amerika Serikat, yakni Wall Street pada perdagangan Kamis kemarin (30/4/2020) menurun, dengan indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 288,14 poin pada 24.345,72, sementara S&P 500 turun 0,9% untuk mengakhiri hari perdagangannya di 2.912,43, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,3% menjadi 8.889,55.

 


TIM RISET CNBC INDONESIA


(har/har)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading