Asing 'Kabur' Rp 1 T, IHSG Ambles 2% Lebih

Market - Alfatur Devaki, CNBC Indonesia
24 April 2020 16:21
IDX

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona merah. Tidak hanya itu, investor asing pun keluar dalam jumlah yang lumayan besar.

Pada Jumat (24/4/2020), iHSG berakhir di posisi 4.496,064. Anjlok 2,12% dibandingkan hari sebelumnya.

Kejatuhan IHSG tidak lepas dari aksi jual yang dilakukan investor asing. Hari ini, investor asing membukukan jual bersih (net sell) Rp 1,09 triliun di seluruh pasar.

Total transaksi pada perdagangan hari ini adalah Rp 6,2 triliun. Sedangkan frekuensi transaksi saham tercatat sebanyak 517.229 kali dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebesar 5,3 miliar lembar saham.

Guncangan sentimen negatif masih terus menghantui pasar dalam sepekan terakhir. Mulai dari penambahan jumlah kasus Covid-19, hingga yang paling hangat jadi perbincangan yaitu akses penutupan transportasi keluar masuk Jabodetabek.

Investor pun merespon dengan syak wasangka buruk. Terbukti dalam sepekan terakhir, IHSG tercatat telah mengalami kontraksi sebesar 2,99% atau menurun sebanyak 238 poin. Hal ini tidak terlepas dari sentimen negatif yang terlalu mendominasi sehingga membuat investor panik.

IHSG tak sendirian, pelemahan juga terjadi di bursa saham Asia. Indeks Nikkei 225 terkoreksi 0,86%, Hang Seng turun 0,6%, dan Straits Times minus 0,66%.

Secara teknikal, IHSG telah menembus batas support di 4.535 sehingga mengejar batas selanjutnya di 4447. Dalam periode bulanan, IHSG masih menunjukkan pergerakan sideways dan mencoba membentuk uptrend.

RTI


Namun, jika sentimen negatif dalam dan luar negeri terus berlanjut, IHSG dikhawatirkan tak akan kuat menopang hantaman tersebut. Pada akhirnya, investor asing pun akan konsisten melakukan aksi jual.

TIM RISET CNBC INDONESIA


Artikel Selanjutnya

Bursa Asia Bergerak Variatif, IHSG Dibuka Merah Lagi


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading