Realisasi Buyback

Siap-siap! Dana Buyback Saham Rp 18 T Siap Guyur Pasar

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
24 April 2020 15:19
Diskusi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand di Bursa Efek Indonesia, Senin (18/2/2019). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan realisasi pembelian kembali (buyback) saham ternyata baru mencapai 4,5% atau Rp 876,09 miliar dari target rencana buyback saham sebesar Rp 19,31 triliun per 23 April 2020 yang akan dilakukan oleh 65 emiten. 

Jumlah total rencana buyback ini secara rinci, terdiri dari 12 perusahaan BUMN dengan nilai buyback Rp 10,15 triliun. Sedangkan, non BUMN ada 53 perusahaan dengan nilai buyback Rp 9,16 triliun.

Akan tetapi, yang sudah melaksanakan baru 7 perusahaan BUMN dengan realisasi Rp 181,63 miliar dan 5 perusahaan non BUMN dengan realisasi Rp 694,46 miliar. Dengan demikian, masih ada sisa dana secara keseluruhan Rp 18,44 triliun lagi untuk buyback saham baik perusahaan pelat merah maupun non BUMN.

"Sampai dengan 23 April 2020, total perusahaan berencana buyback saham 65 perusahaan. Nilai buyback BUMN Rp 180 miliar, non BUMN Rp 694 miliar," kata Direktur Utama BEI Inarno Djajadi, Jumat (24/4/2020) melalui konferensi pers virtual.

Target Buyback Saham Rp 19 T, Terealisasi Baru Rp 876 MFoto: List Buyback saham emiten/BEI


Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan relaksasi kepada emiten melakukan buyback saham tanpa melalui proses Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) melalui Surat Edaran dari OJK Nomor 3/SEOJK.04/2020 dan penurunan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cukup signifikan sebesar 18,46% sejak awal tahun hingga 17 April lalu akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang menekan pasar keuangan sejak surat edaran tersebut dirilis.


Hingga saat ini, mengacu data keterbukaan informasi masing-masing emiten, tercatat dua emiten menganggarkan dana buyback terbesar dari sekian banyak emiten yang siap membeli sahamnya kembali di pasar.

Keduanya adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) masing-masing Rp 3 triliun. Di bawahnya ada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 2 triliun dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 1,8 triliun.

Secara definisi, buyback saham adalah aksi pembelian saham sebuah perusahaan terbuka yang sudah dimiliki publik oleh perusahaan itu sendiri. Pembelian kembali tersebut dibolehkan dengan dasar bahwa perusahaan sudah melihat harga sahamnya sudah terkoreksi dalam sehingga di bawah level wajarnya dan di bawah nilai fundamentalnya.



[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading