PSBB di Jakarta Dimulai Besok, Taksi Blue Bird Kian Terpukul?

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
09 April 2020 10:56
Salah satu perusahaan yang tak akan luput dari dampak penerapan PSBB ini adalah PT Blue Bird Tbk (BIRD) yang mengandalkan operasionalnya dari perjalanan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mulai menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai malam ini pukul 00.00 atau tepatnya pada Jumat (10/4/2020). Penerapan kebijakan ini ditujukan untuk mencegah penularan wabah virus corona.

Berbagai sektor akan terdampak dengan diterapkannya kebijakan ini. Meski hanya akan diterapkan hingga dua minggu ke depan, namun tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan perpanjangan sesuai dengan perkembangan kondisi.

Salah satu perusahaan yang tak akan luput dari dampak penerapan PSBB ini adalah PT Blue Bird Tbk (BIRD) yang mengandalkan operasionalnya dari perjalanan.


Head of Investor Relation Blue Bird Michael Tene mengatakan dengan penerapan PSBB ini tentu akan berdampak terhadap perusahaan. Namun belum diperhitunkan dampak apa yang ditimbulkan karena ada potensi penurunan jumlah penumpang. Perseroan masih menunggu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan aturan pelaksanaan kebijakan tersebut secara lebih detail.

"PSBB baru mulai berlaku tanggal 10 besok. Dampaknya seperti apa kita lihat nanti, karena Pergub yang mengatur PSBB belum diterbitkan," kata Michael kepada CNBC Indonesia, Kamis (9/4/2020).


Namun tak hanya dengan diterapkannya PSBB, Michael menjelaskan, sejak masyarakat menurunkan mobilitasnya akibat penyebaran Covid-19 perusahaan cukup terpukul, sebab dampaknya terhadap pariwisata dan juga mobilitas masyarakat cukup signifikan.

Untuk bertahan dalam kondisi tersebut, Blue Bird melakukan inovasi dalam operasionalnya. "Namun kami juga berinovasi dalam layanan yang kami berikan untuk beradaptasi dengan kondisi saat ini. Kami membuka layanan delivery menggunakan taksi kami dengan standar higienitas yang terjamin," terang dia.

Kemarin, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memastikan peraturan gubernur (pergub) untuk penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta sudah selesai. Demikian disampaikan Anies dalam keterangan pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Anies menjelaskan, sore tadi, Pemprov DKI Jakarta melakukan koordinasi terkait PSBB dengan pemerintah daerah di sekitar ibu kota antara lain Kabupaten Tangerang, Kota Depok, dan Kota Bekasi. Koordinasi dilakukan lantaran kawasan Jabodetabek merupakan satu episenter sehingga perlu ada sinkronisasi.

"Jadi yang kita kerjakan adalah apa yang dikerjakan di Jakarta pembatasan yang kita akan lakukan itu juga yang akan menjadi rujukan. Supaya nanti kita punya pola yang sama. Mudah-mudahan ini bisa segera tuntas sehingga nantinya masyarakat bisa memiliki pedoman yang sama. Ini yang tadi dilakukan," kata Anies.

[Gambas:Video CNBC]




(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading