Ada Corona, Produksi Batu Bara BUMI Masih 7,5 Juta Ton/bulan

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
27 March 2020 16:59
Ada Corona, Produksi Batu Bara BUMI Masih 7,5 Juta Ton/bulan

Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen batu bara milik Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyebutkan hingga Maret ini jumlah produksi batu bara masih mencapai 7,5 juta ton per bulan kendati di tengah pandemi virus corona (COVID-19) yang tengah diperangi seluruh elemen bangsa saat ini.

Rencananya, bulan depan perusahaan bakal melakukan review kinerja yang akan disesuaikan dengan kondisi pasar saat ini.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan saat ini pasar ekspor utama Bumi masih China dan India, sehingga bukan tidak mungkin perusahaan akan melakukan penyesuaian produksi dan penjualan dengan kondisi kedua negara saat ini.


"Saat ini Maret [produksi] masih normal 7,5 juta ton, masih di level itu. China masih kita pantau perkembangan situasi di sana, India masih lockdown. Sehingga kita akan lihat dampak kondisi ini terhadap permintaan order ke perusahaan," kata Dileep, dalam dialog CNBC Indonesia, Jumat (27/3/2020).


Dia mengatakan, setelah berakhir bulan ini perusahaan akan kembali target produksi hingga kondisi pasar batu bara dunia saat ini. Dari tinjauan ini nantinya perusahaan akan menetapkan target perusahaan ke depannya.

Sementara itu, dia menyebutkan dari sisi operasional, Bumi Resources telah menerapkan langkah-langkah antisipasi yang sesuai dengan standar keamanan untuk memitigasi penyebaran virus corona dan memastikan keamanan kepada seluruh karyawannya.

Adapun sebelumnya perusahaan mematok target produksi batu bara di 2020 ini naik 5% dari realisasi 2019. Tahun lalu, produksi perusahaan juga naik 5% dari capaian di 2018.

Emiten batu bara terbesar ini mencatat total produksi 2019 mencapai 87 juta ton, naik dibandingkan 2018 dengan produksi 83 juta ton.

Sedangkan penjualan perusahaan pun naik 7% menjadi 87 juta ton, sementara pada 2018 penjualan hanya 81 juta ton dengan produksi 83 juta ton. Produksi BUMI lewat dua anak usahanya yakni PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal (KPC).


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading