Profit Taking, Bursa Saham Utama Asia Masih Merah

Market - Haryanto, CNBC Indonesia
26 March 2020 10:35
Profit Taking, Bursa Saham Utama Asia Masih Merah

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Asia pada perdagangan pagi Kamis (26/3/2020) sebagian besar masuk ke zona merah setelah lebih dari 3 miliar orang di seluruh dunia telah diminta untuk tinggal di rumah menyusul pandemi virus corona yang semakin meluas.

Sementara Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) mengungkapkan investor asing sudah keluar dari pasar negara berkembang (emerging market) mencapai US$ 83 miliar. Menandakan ada arus dana keluar (capital outflow) termasuk dari pasar saham atau risk aversion merespon pandemi COVID-19.

Saham di Jepang memimpin kerugian di antara pasar utama di kawasan itu, dengan Nikkei 225 jatuh 4,29% di perdagangan pagi sementara indeks Topix turun 2,71%. Indeks Kospi Korea Selatan juga turun 0,51% sementara indeks Hang Seng Hong Kong merosot 1,11%.

Saham China Daratan menurun pada awal perdagangan, dengan komposit Shanghai turun 0,74% dan komposit Shenzhen ambles 0,665%. Sementara S&P/ASX 200 di Australia naik sekitar 0,5%.

Di Asia Tenggara, Indeks Straits Times di Singapura turun 2,27% setelah Kementerian Perdagangan dan Industri negara itu mengatakan dalam pernyataan Kamis bahwa ekonomi Singapura diperkirakan akan menyusut antara 1,0% dan 4,0% tahun ini. Data awal resmi menunjukkan ekonomi Singapura mengalami kontraksi 2,2% pada kuartal pertama dari tahun lalu.

 

 

Sementara itu, investor akan menunggu rilis data klaim pengangguran awal AS, yang akan dirilis pada hari Kamis pukul 19:30 WIB, yang dapat memberikan petunjuk tentang dampak ekonomi dari pandemi virus corona.

"Angka klaim pengangguran AS untuk pekan yang berakhir 21 Maret diperkirakan meningkat, klaim pekan lalu dicetak pada 281.000 orang dan estimasi median untuk angka 21 Maret adalah 1,5 juta,". kata Rodrigo Catril, ahli strategi valuta asing senior di National Australia Bank, dalam sebuah catatan.



[Gambas:Video CNBC]





 

TIM RISET CNBC INDONESIA

(har/har)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading