IHSG Anjlok 5,01%, Perdagangan di BEI Dihentikan 30 Menit

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
13 March 2020 09:17
Perdagangan Saham di BEI Dihentikan Sementara
Jakarta, CNBC Indonesia - Perdagangan saham dihentikan pada pukul 09.15 WIB setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 5,01% ke level 4.650,58 pada Jumat pagi (13/3/2020). Ini membuat sistem JATS secara otomatis menghentikan perdagangan.

Kamis kemarin perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga dihentikan setelah IHSG anjlok 5,01% ke 4.895,75. Level tersebut terjadi pada pukul 15.33 WIB. 

BEI dalam rilisnya menyampaikan telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada pukul 09:15:33 waktu JATS yang dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5%.


"Hal ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat. Perdagangan akan dilanjutkan pukul 09:45:33 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan," kata Sektretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mengeluarkan kebijakan sebagai langkah antisipasi dalam mengurangi fluktuasi tajam di pasar modal.

Kebijakan OJK tersebut adalah memerintahkan BEI untuk melakukan penghentian perdagangan selama 30 menit apabila Indeks Harga Saham Gabungan turun 5% atau lebih. 



Hal tersebut terungkap dalam surat OJK kepada BEI perihal Perintah Melakukan Trading Halt Perdagangan di BEI dalam Kondisi Pasar Modal Mengalami Tekanan.

Pada hari terakhir perdagangan pekan ini, Jumat (13/3/2020) IHSG dibuka anjlok 1,56%. Namun lima menit berselang perdagangan IHSG nyaris kena trading halt. Pada 09.05 WIB IHSG sudah terkoreksi 4,75%. Jelang penutupan perdagangan sesi dua kemarin (12/3/2020) perdagangan di bursa saham tanah air terkena trading halt lantaran IHSG ambles 5,01% pada 15.33 WIB.

Trading halt merupakan salah satu bagian dari protokol bursa untuk menahan agar indeks bursa saham tanah air tidak anjlok lebih dalam. Protokol ini berlaku ketika IHSG anjlok 5%. Konsekuensinya adalah perdagangan diberhentikan untuk sementara selama 30 menit.

Sebenarnya koreksi IHSG sudah terjadi sejak Januari ketika lonjakan kasus COVID-19 dikabarkan di China. Sehingga jika dihitung sejak awal tahun IHSG sudah terpangkas 22,28%.

Sebenarnya otoritas bursa telah melakukan beberapa upaya untuk menahan IHSG agar tidak terus menerus tergerus. Demi menjaga IHSG agar tidak bergerak 'liar', otoritas bursa telah menghentikan transaksi short selling serta menyiapkan protokol trading halt seperti yang dilakukan kemarin.

Namun tetap saja, IHSG tak kuasa melawan gempuran dari eksternal. Bursa saham global dilanda aksi panic selling. Wall Street pagi tadi juga ditutup ambruk. Pasar ekuitas Amerika Serikat telah memasuki fase 'bearish'.



[Gambas:Video CNBC]




(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading