Darurat Corona Global, Harga Batu Bara Malah Naik

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
28 February 2020 13:48
Harga batu bara naik 2,2% kemarin saat dunia digempur wabah corona
Jakarta, CNBC Indonesia - Kemarin harga batu bara kontrak berjangka ICE Newcastle ditutup naik. Harga yang sudah termasuk murah dan telah memasuki level support mendukung kenaikan harga si batu hitam.

Data Refinitiv menunjukkan harga batu bara pada penutupan perdagangan kemarin naik 2,22% ke level US$ 66,9/ton. Harga batu bara memang sudah tergolong murah dan sempat turun di bawah level US$ 66/ton yang merupakan level support sejak September tahun lalu. Sehingga wajar jika terjadi kenaikan harga.

Namun, harga-harga komoditas berguguran hari ini karena wabah virus corona yang makin mengganas. Jumlah kasus infeksi virus corona sampai hari ini sudah mencapai 83.389 kasus di lebih dari 50 negara dan menewaskan 2.858 orang.


Negara-negara konsumen batu bara selain China juga telah terinfeksi virus mematikan ini. Bahkan Korea Selatan dan Jepang yang notabene merupakan konsumen batu bara di Asia juga menjadi negara yang masuk ke dalam 5 negara dengan jumlah kasus virus corona terbanyak.

Berdasarkan data teranyar yang dirilis John Hopkins University CSSE jumlah kasus yang dilaporkan di Korea Selatan sudah mencapai 2.022 dengan total kematian yang dilaporkan mencapai 13 orang. Di Jepang jumlah kasus infeksi virus corona di negara tersebut mencapai 214 kasus dan jumlah korban jiwa hingga hari ini mencapai 4 orang.

Beralih ke China, Biro Statistik Tiongkok baru saja merilis data konsumsi batu bara China untuk sektor pembangkit listrik pada 2019 pangsanya mencapai 57,7% turun 1,5 poin persentase dari tahun sebelumnya.

Beijing memang menargetkan untuk menurunkan konsumsi batu bara sebagai sumber energi primer di negaranya di bawah 58%. Artinya China berhasil mencapai target tersebut. Namun walau porsinya turun konsumsi batu bara China naik 1% dikarenakan kenaikan konsumsi energi China naik 3,3% menjadi 4,86 miliar ton standard batu bara.



TIM RISET CNBC INDONESIA
Artikel Selanjutnya

Harga Batu Bara Tertekan, Asosiasi Dorong Pembatasan Kuota


(twg/twg)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading