Dikabarkan Dibeli Gojek, Begini Harga Saham Blue Bird

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
19 February 2020 11:55
Kabar Gojek membeli saham perusahaan taksi burung biru terbang tersebut tak membuat investor mengakumulasi sahamnya.
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) merosot jelang penutupan perdagangan sesi I. Kabar Gojek membeli saham perusahaan taksi burung biru terbang tersebut tak membuat investor mengakumulasi sahamnya.

Berdasarkan data perdagangan saham PT Bursa Efek Indonesia, harga saham BIRD turun 0,41% ke level Rp 2.420. Volume transaksi sebanyak 196,70 ribu, senilai Rp 478,95 juta. Volume dan nilai transaksi yang tidak terlalu signifikan.

Harga saham BIRD secara year to date masih dalam tren koreksi. Akumulasi penurunan tercatat mencapai 3,31%. Namun dalam tiga bulan terakhir harga saham BIRD tercatat positif 19,31%.



Pekan lalu, PT Pusaka Citra Djokosoetono, salah satu pemegang saham PT Blue Bird Tbk (BIRD), melepas 4,33% kepemilikan saham di perusahaan taksi tersebut.

Hal tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan hari ini, Jumat (14/2/2020). Transaksi tersebut dilakukan pada Rabu (13/02/2020).

Jumlah 4,33% saham yang dilepas tersebut sebanyak 108,21 juta saham. Harga jual per saham senilai Rp 3.800/saham, jadi total nilai transaksi penjualan saham tersebut mencapai Rp 411,87 miliar. Saham BIRD hari ini ditutup minus 3,21% di level Rp 2.410/saham, tapi asing masuk Rp 1,48 miliar.

Di kalangan pelaku pasar, ada kabar transaksi ini terkait dengan masuknya Gojek sebagai pembeli saham Blue Bird. Hanya saja informasi ini masih belum terkonfirmasi.


CNBC Indonesia sudah mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada Asisten Manager Humas Blue Bird Group, Steven Sanjaya, dan Michael Reza Say selaku Vice President Corporate Communication Gojek.

Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi baik dari Gojek maupun dari Blue Bird, terkait transaksi ini.

Pada 4 Februari 2020, Blue Bird baru memperpanjang kolaborasi kerja sama dengan Gojek setelah bermitra pada 1 Februari 2017 atau 3 tahun lamanya.
Per September 2019, mengacu laporan keuangan, Pusaka Citra masih punya 880.501.695 saham atau mewakili 35,19%, sementara sisanya direksi dan komisaris dari keluarga Djokosoetono, dan porsi saham publik sebesar 20,29%.

Pada Juli tahun lalu, isu Gojek akuisisi BIRD juga mengemuka. Direktur Utama Blue Bird Noni Sri Ayati Purnomo kala itu juga buka suara mengenai kabar rencana Gojek mencaplok 20% saham Blue Bird.

Rumor Gojek masuk ke Blue Bird sebetulnya sudah mengemuka sejak Mei 2019. Kala itu, Gojek yang memiliki valuasi US$ 10 miliar (data The Global Unicorn Club, CBInsights) sempat dikabarkan akan masuk lewat penerbitan saham baru atau rights issue.

[Gambas:Video CNBC]


Noni Purnomo menyatakan, sebagai perusahaan publik, pada dasarnya Blue Bird selalu terbuka bagi siapa saja yang berminat membeli saham perseroan. Namun, mengenai rumor di pasar mengenai Gojek, pihaknya belum menerima konfirmasi dari Gojek.

"Karena kami perusahaan publik, kami terbuka kepada siapa saja yang ingin membeli saham Blue Bird, tetapi kan musti ditanyakan, saya baca juga da keinginan dari pihak Go-Jek, baiknya ditanya pihak yang berkeinginan," kata Noni di Jakarta, Rabu (3/7/2019). (hps/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading