Gara-gara Agen BRILink, Masyarakat Makin Malas ke Cabang Bank

Market - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
12 February 2020 12:35
Hingga akhir tahun 2019, tercatat transaksi di kantor cabang BRI tersisa 10,1% dari seluruh total transaksi keuangan di bank terbesar di Indonesia ini.
Jakarta, CNBC Indonesia- Keberadaan Agen BRILink yang telah menyebar di seluruh Indonesia, ternyata berpengaruh dalam mengurangi transaksi di jaringan kantor konvensional milik PT Bank Rakyat Indonesa Tbk (BRI). 

Hingga akhir tahun 2019, tercatat transaksi di kantor cabang BRI tersisa 10,1% dari seluruh total transaksi keuangan di bank terbesar di Indonesia ini. Porsi transaksi di kantor cabang pada 2019, turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 14,9%.


Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto menjelaskan, salah satu faktor yang membuat masyarakat kian jarang bertransaksi di kantor cabang BRI di antaranya pesatnya pertumbuhan transaksi menggunakan e-channel BRI, salah satunya Agen BRILink yang mencapai 422.160 agen di seluruh Indonesia.


"Hingga akhir tahun 2019, jumlah transaksi finansial Agen BRILink mencapai 521 juta transaksi, atau tumbuh 37,6% year on year. Pertumbuhan yang pesat ini disebabkan oleh pengembangan fitur secara terus menerus sehingga masyarakat semakin dimudahkan dalam transaksi keuangan sehingga tidak perlu lagi datang ke kantor cabang konvensional," imbuhnya, Rabu (12/2/2020).

Gara-gara Agen BRILink, Masyarakat Makin Malas ke Cabang BankFoto: Gara-gara agen BRILink masyarakat makin jarang pergi ke kantor bank. (Dok: BRI)

Perluasan cakupan wilayah juga mempengaruhi pesatnya pertumbuhan transaksi finasial Agen BRILink. Saat ini Agen BRILink sudah terdapat di 51.661 desa di seluruh Indonesia, dimana hal tersebut tentunya semakin mendekatkan akses keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Amam menjelaskan beberapa alasan mengapa masyarakat mulai beralih bertransaksi melalui Agen BRILink dibandingkan di kantor cabang konvensional.

"Yang pertama, tentunya akses atau faktor kedekatan dengan tempat tinggal berpengaruh. Disamping itu, apabila nasabah bertransaksi di Agen BRILink tidak perlu dandan atau berpakaian rapi, serta Agen BRILink mempunyai fleksibilitas dalam hal jam pelayanan dibandingkan dengan kantor cabang BRI," urai Amam.


Faktor lain yang membuat nasabah BRI kian malas mendatangi kantor cabang adalah layanan digital banking milik Bank BRI. Hingga akhir tahun 2019 transaksi Mobile Banking BRI tercatat sebesar 370,5 juta transaksi atau tumbuh 16,7% yoy sedangkan Internet Banking BRI tercatat 1,1 miliar transaksi, tumbuh 103,4% yoy.

Ini mencerminkan bahwa masyarakat semakin menggemari transaksi digital banking milik Bank BRI yang menawarkan kemudahan, kenyamanan dan keamanan.

[Gambas:Video CNBC]




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading