Wow! Rupanya Asing Masih Kuasai Saham di Bursa RI, tapi...

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
31 January 2020 13:43
Kepemilikan asing tersebut lebih besar dibandingkan nilai kepemilikan investor domestik dengan porsi 48,15% senilai Rp 1.796,46 triliun.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kepemilikan asing pada saham tanpa warkat aliasĀ scripless yang tercatat Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Desember 2019 mencapai 51,85% senilai Rp 1.934,28 triliun.

Kepemilikan asing tersebut lebih besar dibandingkan nilai kepemilikan investor domestik dengan porsi 48,15% senilai Rp 1.796,46 triliun.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) total nilai saham scripless hingga Desember 2019 mencapai Rp 3.730,74 triliun. Nilai tersebut terhitung 51,35% dari total nilai kapitalisasi pasar pada akhir 2019 yang tercatat mencapai Rp 7.265 triliun.


Foto: CNBC Indonesia

Sekadar informasi, belum semua saham yang tercatat di BEI sudah dicatatkan secara scripless atau efek elektronik. Sebagian lagi masih dalam bentuk surat warkat.


Jika dibandingkan dengan 2018, porsi kepemilikan asing di bursa saham domestik tercatat mengalami penurunan. Pada akhir 2018, porsi kepemilikan saham investor asing mencapai 52,17%, sementara nilai porsi kepemilikan saham domestik sebesar 45,83%.

Namun secara nilai, kepemilikan asing pada akhir 2019 lebih tinggi atau naik sekitar 4,13%, di mana ada akhir 2018, nilai kepemilikan asing hanya Rp 1.857,55 triliun.

[Gambas:Video CNBC]



Sementara nilai kepemilikan saham investor domestik pada periode yang sama naik 5,47%. Nilai kepemilikan investor domestik di akhir 2018 sebesar Rp 1.703,33 triliun.

Sepanjang 2019, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan tercatat hanya naik 1,7%. Rerata nilai transaksi harian tercatat sebesar Rp 9,11 triliun.


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading