Emas Masih di Harga Tinggi, Saham ANTM Malah Ambles 4% Lebih

Market - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
20 January 2020 15:15
Harga emas di pasar spot global masih berada di rentang tingginya

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas di pasar spot global masih berada di rentang tertingginya. Akan tetapi, hal ini berlainan arah dengan harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) belakangan ini.

Hingga pukul 14:50 WIB perdagangan bursa hari ini, Senin (20/1/2020), ANTM diperdagangkan dengan penurunan 35 poin atau 4,17% pada harga Rp 805/saham. Nilai transaksi mencapai 114 juta unit saham senilai Rp 92,75 miliar. 

Kinerja saham ANTM dalam sepekan terakhir anjlok hingga 8%. Hal ini terjadi di tengah turunnya harga jual emas Antam khususnya ukuran 100 gram yang lumrah dijadikan acuan pada pekan lalu hingga 1% pada harga Rp 721.000/gram pada hari Sabtu (18/1).


Pergerakan harga emas Antam tersebut tentunya kurang senada dengan pergerakan harga emas di tingkat global yang menguat 0,78% ditutup pada harga US$ 1.556/ troy ounce Jumat (17/1). Padahal, pada pekan lalu ada damai dagang Amerika Serikat (AS) dan China dengan perjanjian fase I yang ditandatangani keduanya.

Walau sudah diteken, kesepakatan tersebut masih menyisakan tanda tanya besar. Pasalnya, tarif yang tinggi masih dikenakan pada produk impor asal China. Tarif sebesar 25% masih diterapkan pada barang China senilai US$ 250 miliar, sementara sisanya senilai US$ 120 miliar tarifnya hanya dipangkas jadi 7,5%.

Dari sisi Beijing, target pembelian produk AS oleh China juga dinilai tak realistis. Hingga 2021, China ditargetkan untuk membeli produk AS senilai US$ 200 miliar meliputi produk pertanian, energi, manufaktur dan jasa.


Dalam kesepakatan tersebut produk pertanian yang akan dibeli China meliputi minyak nabati, daging, seafood dan kapas. Sementara untuk produk energi meliputi minyak bumi, batu bara, LNG dan produk turunan lain. Ini juga membuat pasar skeptis. Jika benar China memenuhi komitmen, maka ini tak cuma tidak realistis tetapi juga berpotensi merusak pasar.

Hal tersebut membuat harga emas masih berada di posisi yang kokoh saat ini. Buktinya harga si logam mulia tak langsung anjlok, malah naik walau tipis. Bahkan harga emas masih naik ketika data ekonomi AS dan China juga menunjukkan perbaikan.

Harga Saham ANTM VS EMAS Global dalam Tiga Bulan Terakhir


Chart: tim Riset CNBC Indonesia, Sumber: Refinitiv 
TIM RISET CNBC INDONESIA



[Gambas:Video CNBC]




(yam/yam)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading