Waspada Mas Erick! Utang Luar Negeri BUMN Naik 22,7% di 2019

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
15 January 2020 11:50
Waspada Mas Erick! Utang Luar Negeri BUMN Naik 22,7% di 2019
Jakarta, CNBC Indonesia - Utang Luar Negeri (ULN) BUMN naik terus. Posisi ULN BUMN pada November 2019 naik hampir 23% dibanding periode yang sama tahun lalu, dan disumbang oleh kenaikan utang Bank BUMN. Menteri BUMN, Erick Thohir, harus mewaspadai hal ini.

Bank Indonesia (BI) mencatat, ULN BUMN RI untuk periode November 2019 nilainya mencapai US$ 52,797 miliar atau setara Rp 739,2 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.000/US$. Jumlah tersebut naik 22,7% dibanding dengan posisi November tahun lalu yang mencapau US$ 43 miliar setara dengan Rp 602,4 triliun.

Jumlah ULN BUMN RI tahun ini kontribusinya terhadap total utang swasta naik dibanding tahun lalu. Pada November 2018 porsi ULN BUMN terhadap ULN swasta total mencapai 23% sementara untuk posisi November 2019 porsinya naik menjadi 26,4%.


Jika ditelisik lebih lanjut, kenaikan ULN BUMN bulan November 2019 disumbang oleh kenaikan ULN Bank BUMN yang mencapai 31,4%. Kenaikan ini jauh melampaui kenaikan ULN Bank yang hanya 7,1% saja.




ULN BUMN RI juga disumbang oleh perusahaan bukan lembaga keuangan. ULN perusahaan bukan lembaga keuangan BUMN naik 23,5% dibanding November tahun lalu. Pada November 2018 ULN BUMN untuk perusahaan non lembaga keuangan tercatat jumlahnya mencapai US$ 33,3 miliar. Jumlah tersebut naik menjadi US$ 41,2 miliar pada November 2019.




Untuk ULN Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB), BI mencatat kenaikannya paling tidak signifikan dibanding jenis BUMN lain. ULN LKBB yang pada November 2018 jumlahnya mencapai US$ 3,71 miliar, pada November 2019 menjadi US$ 3,76 miliar atau naik 1,4%. Walaupun naiknya paling tidak signifikan tetapi kenaikan ULN LKBB BUMN masih di atas kenaikan ULN LKBB total.




Ke depan ULN BUMN ini harus benar-benar di perhatikan. Jangan sampai untuk membiayai ekspansi mengandalkan sumber dana dari utang dan ujung-ujungnya overleveraged. Tentu ini bahaya. Jangan sampai....


TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]




(twg/twg)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading