PP Presisi Siapkan Rp 293 M buat Buyback, Dananya Gimana?

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
27 December 2019 11:39
PT PP Presisi Tbk (PPRE) menyiapkan dana Rp 293 miliar.

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten industri konstruksi pelat merah, PT PP Presisi Tbk (PPRE) menyiapkan dana Rp 293 miliar untuk membeli kembali (buyback) saham perseroan sebanyak 941 juta saham atau setara 9,2%. Rencananya, dana buyback bersumber dari arus kas bebas (excess free cashflow) perseroan.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen PPRE kepada Bursa Efek Indonesia, pembelian kembali saham dilaksanakan secara bertahap mulai 6 Februari 2020 hingga 30 Juli 2021.

"Pelaksanaan transaksi pembelian saham akan dilaksanakan berdasarkan pertimbangan dari direksi perseroan," tulis PPRE, mengutip keterbukaan informasi, Jumat (27/12/2019).


Namun, anak usaha PT PP Tbk (PTPP) ini akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 21 Januari 2020 untuk memuluskan aksi korporasi ini.

PP Presisi menjelaskan, aksi korporasi ini dilaksanakan karena mempertimbangkan tingkat kewajiban utang berbunga (leverage) yang lebih baik.

Tak hanya itu, pembelian kembali saham perseroan dapat memberikan fleksibilitas untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien dan kemungkinan PPRE menurunkan biaya modal, meningkatkan Earnings per Share (EPS) dan Return on Equity (ROE).

Adapun proforma jumlah aset setelah pembelian kembali saham akan berkurang menjadi Rp 6,55 triliun dari sebelumnya Rp 6,84 triliun mengacu laporan keuangan yang berakhir 30 September 2019. Sementara ekuitas juga berkurang menjadi Rp 2,09 triliun dari periode sembilan bulan pertama 2019 sebesar Rp 2,38 triliun.


Namun, laba per saham dasar, diproyeksikan mengalami kenaikan Rp 0,05 menjadi Rp 19,72 per saham dari sebelumnya Rp 19,67 per saham.

Data perdagangan BEI pada Jumat (27/12/2019) menunjukkan, harga saham PPRE menguat 0,81% ke level Rp 248 per saham.

Secara year to date, saham PPRE masih terkoreksi 22,01% dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 2,54 triliun dan Price to Earnings (P/E) ratio sebanyak 9,54 kali.


[Gambas:Video CNBC]


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading