Tidak Cut Loss, Jiwasraya Jual Saham Undervalue Rp 5,6 T

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
26 December 2019 18:31
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) memiliki porsi investasi cukup besar di instrumen saham di Bursa Efek Indonesia.

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Asuransi Jiwasraya (Persero) memiliki porsi investasi cukup besar di instrumen saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mengacu laporan keuangan Desember 2017, nilai investasi saham mencapai Rp 6,63 triliun, kemudian nilainya turun drastis di Desember 2018 menjadi Rp 3,77 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan, nilai saham yang dimiliki Jiwasraya ambles lagi menjadi di Rp 2,48 triliun di pencatatan September 2019.

Selain saham, penurunan lebih parah terjadi pada reksa dana. Pada Desember 2017 nilai reksa dana mencapai Rp 19,17 triliun, kemudian turun di Desember 2018 menjadi Rp 16,32 triliun serta penurunan paling tajam terjadi di pencatatan September 2019 menjadi Rp 6,64 triliun.


Laporan keuangan Jiwasraya

Ikhtisar

DES 2017 (RP T)

DES 2018 (RP T)

SEPT 2019 (RP T)

ASET

45,68

36,23

25,68

-SAHAM

6,63

3,77

2,48

-DEPOSITO

4,33

1,22

0,800

-REKSA DANA

19,17

16,32

6,64

-OBLIGASI KORP.

1,80

1,41

1,40

-TANAH & BANG

8,68

8,68

8,68

- ASET LAIN

1,95

1,72

2,47

-SUN

3,09

3,11

3,19

EKUITAS

5,57

-10.20

-23,92

Sumber: Jiwasraya


Dengan kondisi perusahaan yang mengalami gagal bayar hingga Rp 12,4 triliun, Kementerian BUMN menegaskan salah satu opsi untuk menyelamatkan Jiwasraya dari kondisi gagal bayar dan restrukturisasi ialah dengan menjual aset keuangan perusahaan, terutama saham dengan nilai yang ambles alias undervalue.

"Kita juga akan penjualan aset financial, saham undervalue, itu bisa Rp 5 triliun ke atas," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, lewat live by phone di Closing Bell CNBC Indonesia, Kamis (26/12/2019).


"Saham yang kita punya [Jiwasraya], ini kan [ada saham] undervalue, ini kita harapkan Rp 5,6 triliun, atau hampir 6 triliun," katanya.

Namun Arya menegaskan nilai saham tersebut saat ini memang turun. "Maksudnya saham-saham tersebut saat ini undervalued, nantinya diharapkan mencapai up to Rp 5,6 triliun," tegasnya ketika ditemui di Kementerian BUMN.

"[Jadi tunggu saham naik?] ya...begitu," kata Arya.


Tidak Cut Loss, Jiwasraya Jual Saham Undervalue Rp 5,6 TFoto: Arya Sinulingga. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)


Dia belum bisa memastikan saham apa saja yang akan dilepas nantinya. "Nanti lagi dilihat, jadi jangan sampai terlalu rendah lah. Semoga bisa, pokoknya targetnya Rp 5,6 triliun, karena kan jangan sampai terlalu rendah."


Mengacu laporan keuangan, Asuransi Jiwasraya memiliki kewajiban gagal bayar produk JS Saving Plan senilai Rp 12,4 triliun. Polis produk asuransi tersebut jatuh tempo pada Oktober-Desember tahun ini, namun manajemen yang baru di Jiwasraya menegaskan belum sanggup untuk melakukan pembayaran lantaran kesulitan keuangan.

Kasus gagal bayar ini sudah ditangani Kejaksaan Agung. Dalam pemeriksaan awal, Kejagung menemukan dugaan adanya tindak pidana korupsi atas kasus ini. Kejagung juga menemukan fakta lain Jiwasraya melakukan investasi di 13 perusahaan manajer investasi (MI) yang mengelola reksa dana.

Opsi penyelamatan lainnya yakni pembentukan
holdingBUMN Asuransi yang tengah diproses dan ditargetkan kelar pada kuartal 1-2 tahun depan.

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading