Manteb nih! Sepekan IPO, Saham Emiten Kayu Ini Terbang 313%

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
16 December 2019 11:00
PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat.

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham emiten perusahaan kayu PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pekan lalu (10/12/2019) terus menanjak. Pada Senin ini (16/12/), saham perusahaan ini memimpin deretan top gainers.

Data BEI pukul 10.47 WIB mencatat, saham IFII melesat 16,04% di level Rp 434/saham, atau terbang 313% dari harga penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di level Rp 105/saham.

Transaksi saham IFII hari ini sebesar Rp 8,83 miliar dengan volume perdagangan 19,45 juta saham. Kapitalisasi pasar IFII mencapai Rp 4,08 triliun. Asing hanya masuk Rp 17,45 juta.


Indonesia Fibreboard Industry resmi IPO pada Selasa lalu dan menjadi emiten ke 52 sepanjang tahun 2019.

Saat diperdagangkan perdana di BEI ketika itu, saham IFII juga terpantau bergerak menguat 69,52% ke level Rp 178/saham atau menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) dari harga penawaran umum Rp 105/saham.

Direktur Utama perseroan Heffy Hartono menyatakan, dari gelaran IPO ini, perseroan melepas sebanyak 1,42 miliar lsaham baru atau setara 15% dari modal disetor dan ditempatkan.

Heffy menjelaskan, dana hasil IPO akan dipakai menambah kapasitas produksi plywood menjadi 275.000 meter kubik dari kapasitas produksi terpasang sebesar 250.000 meter kubik, refinancing dan belanja modal tahun depan sebesar Rp 40 miliar.

"64% dana hasil IPO akan digunakan refinancing dengan Bank Nord LB. Kita juga akan tingkatkan kapasitas produksi kita dari asalnya 250 ribu kubik pertahun menjadi 275 ribu kubik pertahun," ungkap Heffy di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (10/12).


Komposisi saham perusahaan setelah IPO ialah PT Adrindo Intiperkasa yang menggenggam sebesar 70,12%, Hefty Hartono sebesar 12,76%, Tropical Investment Pte. Ltd. 2,12% dan sisanya pemegang saham publik.

Adapun yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Investindo Nusantara Sekuritas, PT Panin Sekuritas Tbk dan PT Corpus Sekuritas Indonesia.

Setelah IPO, perseroan menargetkan pendapatan akan meningkat 24% menjadi Rp 800 miliar di tahun 2020 dari target pendapatan tahun ini Rp 650 miliar.

Indonesia Fibreboard Industry adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kayu yang saat ini memiliki lahan seluas 50 hektare di Sumatera Selatan.


Simak IPO Indonesia Fibreboard


[Gambas:Video CNBC]

 


(tas/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading