Analisis Teknikal IHSG

Bullish nih! IHSG Berpotensi Nanjak di Atas 6.200 Lagi

Market - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
09 December 2019 08:34
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penghujung pekan lalu atau Jumat (6/12/2019) mampu ditutup.

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penghujung pekan lalu atau Jumat (6/12/2019) mampu ditutup menguat 34 poin atau naik 0,56% ke level 6.186.

Untuk perdagangan hari Senin (9/12/2019), Tim Riset CNBC Indonesia memperkirakan IHSG akan kembali menguat dengan potensi pergerakan pada level 6.150 hingga 6.250.

Secara teknikal hal itu cukup memungkinkan, mengingat IHSG sedang dalam tren kenaikan jangka pendeknya, IHSG mampu bergerak di atas nilai rata-rata harganya selama 10 hari terakhir (moving average/MA10).

Grafik: Refinitiv

Dari bursa saham Amerika Serikat (AS), tiga indeks utama ditutup pada akhir pekan lalu rata-rata melesat. Dow Jones naik 337 poin atau 1,22% menjadi 28.015, S&P 500 naik 28 poin atau 0,91% menjadi 3.145, dan Nasdaq juga naik 85 poin atau 1% menjadi 8.656.

Optimisme akan data ketenagakerjaan AS membuat bursa Wall Street di AS menghijau. Departemen Tenaga Kerja merilis bahwa  pekerjaan yang tercipta pada bulan November sebanyak 266.000, angka tersebut jauh lebih baik dibandingkan prediksi Ekonom yang disurvei Dow Jones yang memperkirakan hanya akan tercipta 187.000 pekerjaan saja.


Sementara itu, tingkat pengangguran turun menjadi 3,5%, level terendah yang dicapai sejak 1969. Akibatnya, dolar AS melonjak dan membuat harga emas di bursa berjangka turun 1,2% menjadi $ 1,465.10 per ounce.

"Setelah terjadi perlambatan yang cukup tajam pada awal tahun, rebound yang terjadi baru-baru ini yang ditunjukkan oleh data pertumbuhan lapangan kerja jelas menggembirakan, dan menunjukkan bahwa longgarnya (suku bunga) keuangan tahun ini mulai mendukung perekonomian," kata Andrew Hunter, ekonom senior AS di Capital Economics.

Dari dalam negeri, tren penguatan IHSG pada bulan Desember tampaknya akan berlanjut. Sepanjang pekan kemarin, IHSG kemarin naik cukup tinggi hingga 175 poin atau 2,91% ditutup pada level 6,186, tertinggi dalam sebulan terakhir.

Sebanyak empat sektor yang mengalami kenaikan paling tinggi yakni: Pertambangan 5,46%, industri dasar 5,43%, properti 5,33%, dan Agrikultur 5,06%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


 


(yam/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading