CNBC Indonesia Awards 2019

Berperan Krusial, Hutama Karya Dinobatkan The Best SOE

Market - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
04 December 2019 21:17
Berperan Krusial, Hutama Karya Dinobatkan The Best SOE Foto: PT Hutama Karya meraih penghargaan The Best State Owned Enterprise di Malam penganugerahan CNBC Indonesia Awards 2019 di Java Ballroom The Westin Jakarta, Rabu 4 Desember 2019. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Hutama Karya (Persero) menyabet penghargaan pada CNBC Indonesia Award 2019 untuk kategori Best State Owned Enterprise Award.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Putut Ariwibowo sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan Hutama Karya pada malam penganugerahan CNBC Indonesia Awards 2019 di Hotel Westin, Rabu (4/12/2019).

Tim Riset CNBC Indonesia menilai Hutama Karya merupakan salah satu perusahaan konstruksi yang paling krusial dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia.


Perusahaan BUMN ini menggarap sejumlah proyek antara lain proyek jalan, jalan tol, jembatan, bendungan, pelabuhan, bandar udara, dan pembangkit listrik. Adapun salah satu project high-profile yang sudah digarap adalah Jalan Tol Trans Sumatera.

Hutama Karya menerapkan strategi bisnis yang tepat sehingga membuat margin perusahaan melejit. Hingga semester I-2019, gross profit margin, EBITDA margin, dan net profit margin mencapai double digit.

Sementara itu, per semester I-2019, tercatat laba bersih perusahaan mencapai Rp 1,1 triliun, atau melonjak hingga 79,8% dibanding periode yang sama tahun lalu. Prestasi ini sukses menempatkan Hutama Karya masuk ke dalam jajaran BUMN dengan lonjakan laba bersih tertinggi.

Selanjutnya, Hutama Karya ditunjuk sebagai holding BUMN infrastruktur yang diharapkan mendongkrak kinerja keuangan karena sinergi dan kapasitas perusahaan meningkat.

Sebagai informasi Hutama Karya merupakan perusahaan plat merah yang tercatat sudah menggarap banyak proyek infrastruktur. Dua diantara proyek tersebut berhasil memecahkan rekor, untuk kategori jalan tol terpanjang mengalahkan tol Cipali yang panjangnya 116 km.

Pertama adalah tol trans Sumatera ruas Bakauheni - Terbanggi Besar dengan panjang 140,938 km. Tol yang diresmikan pada 8 Maret 2019 ini menghabiskan biaya investasi Rp 16,79 triliun.

Proyek kedua adalah ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) sepanjang 189 km. Memakan waktu pembangunan kurang dari 2,5 tahun, Tol Terpeka bukan hanya akan menjadi tol dengan ruas jalan terpanjang, namun akan menjadi tol terpanjang dengan durasi pembangunan tercepat di Indonesia.

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading