Ulasan Teknikal IHSG

LPS Jadi Penyelamat, IHSG Beri Sinyal Masih Naik Lagi Besok

Market - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
19 November 2019 18:41
LPS Jadi Penyelamat, IHSG Beri Sinyal Masih Naik Lagi Besok

Jakarta,CNBC Indonesia - Sempat menyentuh zona merah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup dengan penguatan 29 poin atau 0,48% ke level 6.152.

Perdagangan terlihat mulai ramai dengan transaksi tercatat mencapai Rp 7,23 triliun, jauh lebih besar dari transaksi kemarin, Senin (18/11/2019) yang hanya Rp 5,47 triliun. Investor asing membukukan beli bersih (net sell) yang mencapai Rp 205 miliar. 


Secara teknikal, IHSG pada perdagangan hari Rabu (20/11/2019) besok berpotensi kembali naik seiring harganya yang kembali bergerak di atas rata-ratanya selama lima hari terakhir (Moving Average/MA5), yang dicitrakan garis exponential berwarna ungu melintang pada grafik.


Pola palu (hammer) yang terbentuk pada hari ini menggambarkan bahwa tekanan jual cukup terbatas dan tekanan beli mulai mendominasi kembali.

Sumber: Refinitiv

IHSG memulai perdagangan sangat baik dengan menguat 0,23% karena pelaku pasar memanfaatkan koreksi yang terjadi pada perdagangan sehari sebelumnya. Penguatan tersebut hanya bertahan 15 menit saja dan IHSG masuk ke zona merah karena sebagian pelaku pasar memanfaatkan untu profit taking.

Selang setengah jam kemudian IHSG kembali lagi ke zona hijau dan mulai stabil bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi I. Pada sesi II, IHSG sempat jatuh ke zona merah karena tekanan jual investor asing.

Indeks baru kembali terangkat ke zona hijau dan bahkan melesat hingga IHSG tutup pada level tertingginya karena pemangkasan suku bunga yang dilakukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

LPS menurunkan tingkat bunga penjaminan sebesar 25 bps menjadi 6,25% untuk simpanan rupiah di bank umum. Sementara untuk simpanan dalam bentuk valuta asing atau valas diturunkan juga 25 bps menjadi 1,75%. Sementara untuk BPR, simpanan rupiah menjadi 8,75%.

Pelaku pasar perlu mencermati sentimen selanjutnya yakni Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG-BI) yang akan diselenggarakan pada tanggal 20-21 November, rencananya BI akan mengumumkan kebijakan suku bunga terbarunya pada Kamis (21/11).

TIM RISET CNBC INDONESIA

(yam/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading