Dear Investor! Waspadalah, Harga Emas Tak Gerak Banyak

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
13 November 2019 10:03
Harga emas masih belum banyak beranjak dari harga sejak awal pekan seiring dengan sikap investor yang masih waspada memantau AS-China
Jakarta, CNBC Indonesia - Seolah enggan beranjak, harga emas bergerak cenderung flat pagi ini, Rabu (13/11/2019) setelah pidato Presiden AS Donald Trump di forum Economic Club di New York yang tidak memberikan kejelasan tentang kapan penandatanganan kesepakatan dagang dengan China dilakukan.

Harga emas naik tipis 0,08% seolah ogah beranjak. Selasa kemarin harga emas ditutup di US$ 1.456,95/troy ons.

Pagi ini, harga emas global ada di level US$ 1.457,6/troy ons.




Presiden AS Donald Trump kemarin memberikan pidatonya di forum Economic Club AS di New York. Dalam pidato tersebut Trump tidak memberikan kejelasan tentang kapan penandatanganan kesepakatan dagang dengan China dilakukan.

"Kesepakatan tahap awal yang signifikan dengan China dapat terjadi secepatnya. Namun kita hanya akan sepakat jika kesepakatan tersebut baik untuk Amerika, pekerja kita dan perusahaan-perusahaan kita" kata Trump di forum tersebut, dikutip Npr.

Investor masih menunggu petunjuk selanjutnya terkait kelanjutan kesepakatan dagang Amerika Serikat (AS) dengan China.

Kabar yang melegakan sempat datang minggu lalu ketika berhembus isu AS-China sepakat untuk menghapus semua bea masuk yang dikenakan atas produk kedua negara.

Namun Presiden AS Donald Trump menyangkal bahwa ia telah menyetujui hal tersebut sebagai bagian dari kesepakatan dagang tahap awal kedua belah pihak.

"China ingin bea masuk dicabut, walaupun tidak seluruhnya karena mereka tahu saya tidak akan melakukannya dan saya belum menyetujui apa pun" kata Trump melansir Reuters.


Trump juga menambahkan, kabar tersebut menunjukkan bahwa China lebih ingin membuat kesepakatan dibanding Amerika Serikat.

Sementara itu di saat yang sama Trump diprediksikan akan menunda pengenaan bea masuk terhadap produk kendaraan roda empat buatan negara benua biru hingga pertengahan tahun 2020 mendatang.

Ketidakpastian yang masih tinggi membuat investor waspada sehingga membuat harga emas masih naik tipis setelah terjadi aksi jual pada pekan lalu saat berembus kabar AS dan China sepakat untuk menghapus bea masuk terhadap produk kedua negara tersebut.


TIM RISET CNBC INDONESIA


(twg/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading