Rencana Holding Bank BUMN, Pegadaian Sampai LinkAja Masuk!

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
12 November 2019 21:02
Rencana pemerintah lewat Kementerian BUMN untuk membuat holding bank BUMN terus diproses.
Jakarta, CNBC IndonesiaRencana pemerintah lewat Kementerian BUMN untuk membuat holding bank BUMN terus diproses. Dalam holding tersebut tidak hanya bank BUMN, namun Pegadaian, Permodalan Nasional Madani (PNM), sampai LinkAja dan PT Jalin Pembayaran Nusantara masuk.

"Holding keuangan kami sedang review. Intinya kan kalau bank kita ingin gabungkan dengan yang ultra mikro di PNM dan Pegadaian. Dan mungkin juga digabungkan dengan digital yang LinkAja dan Jalin," ujar Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Pria yang akrab disapa Tiko ini mengatakan, holding bank BUMN tidak hanya memasukkan bank-bank konvensional saja. Sehingga nilai dari holding tersebut bakal meningkat.


"Jadi memang kami sedang konsepkan ulang supaya holding bank ini create value-nya bukan hanya dari bank yang eksisting, tapi bagaimana mengoptimalkan kredit yang ultra-mikro melalui Pegadaian dan PNM. Sama digitalisiasi melalui LinkAja. dan efisiensi IT dengan Jalin," paparnya.

Menurut Tiko, Peraturan Pemerintah (PP) soal holding keuangan BUMN ini sudah ada. Sekarang Kementerian BUMN tinggal berdiskusi dengan Kementerian Keuangan untuk finalisasinya.

"Kalau Kemenkeu kan memang masih ada concern mengenai sistem QRIS. Ini kita sedang jelaskan bagaimana kita bisa menjaga sistem QRIS bisa dikelola dengan baik. Karena menurut kita, holding bank ini justru menciptakan satu layer yang bisa menjaga supaya nanti manajemen dan strategi para manajemen di bank dan di perusahaan-perusahaan ini secara strategi maupun manajemen risikonya terkelola dengan baik," tutur Tiko.

[Gambas:Video CNBC]


(wed/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading