Data Ekonomi Buruk, Bursa China Dibuka Anjlok

Market - Dwi Ayuningtyas, CNBC Indonesia
11 November 2019 09:01
Data Ekonomi Buruk, Bursa China Dibuka Anjlok
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham utama Negeri Tirai Bambu mengawali perdagangan pekan ini dengan terperosok cukup dalam seiring dengan rilis angka ekonomi terbaru yang membuat pelaku pasar khawatir atas prospek bisnis China dan Hong Kong.

Indeks Shanghai (SSEC) dibuka melemah 0,48% ke level 2.949,96 poin, sedangkan indeks Hang Seng (HSI) anjlok 1,05% menjadi 27.361,41 poin.

Pada Sabtu (9/11/2019) indeks harga produsen China bulan Oktober tercatat tumbuh negatif 1,6% secara tahunan (year-on-year/YoY), lebih rendah dari konsensus pasar yang memproyeksi penurunan 1,5% YoY. Terlebih lagi capaian tersebut merupakan koreksi terdalam setidaknya sejak Juli tahun 2016, dilansir Trading Economics.


Penurunan drastis pada indeks harga produsen menjadi perhatian investor karena indeks tersebut merupakan salah satu indikator utama yang mencerminkan profitabilitas perusahaan.

Berbanding terbalik dengan perolehan indeks harga produsen, indeks harga konsumen justru melesat pada bulan lalu didorong oleh peningkatan harga daging babi seiring dengan penurunan pasokan akibat flu babi yang melanda di China.

Inflasi Negeri Tiongkok tercatat tumbuh 3,8% secara tahunan pada bulan Oktober, dari sebelumnya hanya tumbuh 3% YoY pada bulan sebelumnya.

Lebih lanjut, rilis data yang juga masih membuat investor cemas adalah terkait pertumbuhan ekonomi Hong Kong, mengingat hingga detik ini aksi protes masih terus membanjiri jalan-jalan utama.

Pada Kamis (31/10/2019), Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong merilis pembacaan awal untuk data pertumbuhan ekonomi periode kuartal III-2019. Pada tiga bulan ketiga tahun ini, perekonomian Hong Kong diketahui membukukan kontraksi sebesar 3,2% secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ). Padahal di kuartal II-2019, ekonomi Hong Kong sudah tumbuh negatif 0,4% QoQ.

Mempertimbangkan data tersebut, pelaku pasar khawatir bahwa terdapat potensi besar jurang resesi akan segera menghampiri Hong Kong.

Pada hari ini investor akan mencermati rilis data penjualan kendaraan bulan Oktober yang akan diumumkan pukul 14:00 WIB.

TIM RISET CNBC INDONESIA (dwa/dwa)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading