Mengapa Cabang BCA MulaI Ditinggal Nasabah? Ini Faktanya

Market - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
09 November 2019 11:21
Mengapa Cabang BCA MulaI Ditinggal Nasabah? Ini Faktanya

Jakarta, CNBC Indonesia - Mobile banking dan internet banking tak bisa dipungkiri kian membuat transaksi keuangan lebih mudah bagi nasabah bank. Nasabah pun semakin nyaman bertransaksi menggunakan electronic channel. Tak perlu lagi ke kantor cabang bank, cukup dengan klik di laptop atau ponsel.

Perubahan cara bertransaksi ini telah berimbas kepada jumlah nasabah yang berkunjung ke kantor cabang. Apakah ini pertanda cabang bank akan punah?

Hal ini dialami oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), emiten bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI)--Rp 774,17 triliun per Jumat 8 November 2019.


Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, nasabah BCA sekarang lebih suka bertransaksi melalui layanan internet ketimbang ke kantor cabang bank.


"Cabang yang tadinya 17%, sekarang 1,8% sehingga kalau dilihat sepertinya cabang sudah tidak terlalu dibutuhkan. Namun kalau dilihat dari sisi value of transaction di cabang 56%, sekarang 50% jadi ternyata Indonesia masih dibutuhkan eksistensi cabang terutama handling uang tunai, kliring, cek dan lain-lain," ujarnya di Jakarta, Rabu (06/11/2019).

Jahja menambahkan jika pola transaksi ritel beralih ke digital, dalam bisnis bank lain cabang masih dibutuhkan. Terutama pada bisnis korporasi, komersial hingga KPR.


"Tapi kalau bisnis perbankan saya yakin bisnis korporasi, komersial, UKM dan konsumer loan KPR dan KKB masih tetap butuh konvensional hanya proses di bank akan sangat cepat. Lalu dengan korporasi ada sistem layanan sendiri dan kalau bisa connect, kita bisa layani dengan baik," jelasnya.

Kemudian, ke depan akan ada revolusi dalam transaksi yang dipicu oleh teknologi. Hal ini sudah terlihat dari kemunculan standarisasi QR Code Indonesia (QRIS).

"Gambaran ke depan bisa seperti di China di mana pengemis bisa datang bukan dengan topi tetapi dengan gadget. Itu akan terjadi paling drastis," tambahnya.

Untuk diketahui, sebenarnya berapa banyak kantor cabang Bank BCA?

Mengutip situs perusahaan, hingga September 2019, BCA memiliki 1.246 kantor cabang dengan 17.673 ATM. BCA melayani hampir 21 juta rekening nasabah.

Pada 2018, BCA memiliki 1.249 kantor cabang dengan 17.778 ATM dan melayani lebih dari 19 juta rekening nasabah. Adapun pada 2017, cabang BCA berjumlah 1.235 kantor dengan 17.558 ATM serta lebih dari 17 rekening nasabah.

Begini rapor emiten big caps

[Gambas:Video CNBC]

 

(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading