Erick Thohir Undang CT Rapat, Ada Apa?

Market - Sandi Ferry, CNBC Indonesia
31 October 2019 12:37
Erick Thohir dalam periode 6 hari menjabat ini mengundang sejumlah tokoh dan pengusaha nasional.

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam periode 6 hari menjabat ini mengundang sejumlah tokoh dan pengusaha nasional untuk bertukar pikiran bagaimana mengelola perusahaan BUMN.

Salah satu pengusaha tersebut yakni pemilik CT Corp, Chairul Tanjung, yang sebelumnya pernah menjabat Menko Perekonomian di Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2014.

"Saya hadir ke sini atas undangan Bapak Menteri Erick Tohir. Kita berharap BUMN dan pihak swasta untuk mendukung Indonesia Incorporated. Ya saya kan relatif seniornya beliau. Saya sudah menganggap beliau adik saya sendiri. Jadi saya diundang saya pasti hadir, begitu. Untuk men-support beliau bisa sukses dalam menjalankan pekerjaannya," kata CT, panggilan akrabnya, di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (31/10/2019).


Menurut CT, dirinya dan Erick berdiskusi tentang banyak hal, mulai dari bagaimana sinergi antara BUMN dan swasta, hingga bagaimana perusahaan BUMN bisa berkinerja baik dan sukses.


"Beliau kan berasal dari swasta. Jadi beliau sudah minta misalnya direksi BUMN untuk menerapkan atau memberikan five year plan. Itu 1 hal yang bagus, karena kan BUMN ini unik. Dia harus memberikan kontribusi maksimal untuk negara. Kalau seandainya sampai rugi misalnya, kan nanti negara yang harus menanggung. Kalau untuk direksinya dapat tantiem [bonus]. Kan harus ada fairness yang lebih baik lagi. Jadi pengelolaan BUMN ini harus dikelola secara lebih baik," katanya.

Soal 'wejangan', CT menampik hal tersebut. "Tentu beliau kan sebagai menteri, ita cuma berdiskusi saya kan enggak bisa memberikan wejangan," imbuhnya.


"Walaupun saya pernah di pemerintahan sebelumnya tapi ya kita berdiskusi sangat komprehensif tentang banyak hal. Menurut saya sangat optimistis dan positif melihat masa depan BUMN di bawah kepemimpinan beliau," katanya.

Pada rapat koordinasi dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Rabu kemarin (30/10/2019), Erick mengatakan akan melakukan evaluasi direksi perusahaan BUMN secara keseluruhan.

Pendiri Mahaka Media ini juga sudah meminta semua direksi BUMN untuk membuat rencana kerja dalam 5 tahun ke depan.

"Pasti [dievaluasi]. Saya sudah minta semua direksi BUMN membuat rencana kerja 5 tahun yang akan kita
review secara profesional. Di situ kita lihat juga strategi dan bisnis modelnya," kata Erick.


Erick buka peluang rombak direksi BUMN

[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading