Soal Tunggakan Jiwasraya, Erick Thohir Siap Fokus Beresin

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
30 October 2019 15:54
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memprioritaskan masalah yang membelit perusahaan asuransi jiwa.
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memprioritaskan masalah yang membelit perusahaan asuransi jiwa yakni PT Asuransi Jiwasraya (Persero) agar segera keluar dari jeratan persoalan perusahaan. Selain Jiwasraya, kondisi PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) juga menjadi prioritas.

"Sebenarnya satu itu [masalah jumlah eselon di Kementerian BUMN], tapi kan skala prioritas kita Krakatau Steel dan Jiwasraya dan lain-lain jauh lebih besar," kata Erick usai Rakor dengan Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi, di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

"Bukan berarti kita tidak akan mengikuti saran Presiden [Jokowi], kita tetap lakukan, sedang pelajari. Oke," tegas pendiri Mahaka Media ini.

Jiwasraya memang tengah menghadapi masalah setelah terpaksa menunda pembayaran kewajiban polis jatuh tempo.


Problem kesulitan likuiditas menjadi alasan keterlambatan pembayaran yang disampaikan oleh perusahaan asuransi pelat merah tersebut. Keterlambatan pembayaran polis jatuh tempo terdapat di produk
bancassurance.

Berdasarkan catatan CNBC Indonesia, ada tujuh bank yang memasarkan produk
bancassurance yang diketahui bernama JS Proteksi Plan Jiwasraya, yakni PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), Standard Chartered Bank, PT Bank KEB Hana Indonesia, PT Bank Victoria International Tbk (BVIC), PT Bank ANZ, PT Bank QNB Indonesia dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Sebelumnya, Jiwasraya menawarkan skema
roll over kepada pemegang polis yang pembayaran klaimnya ditunda. Produk JS Saving Plan yang ditunggak mencapai Rp 805 miliar.

Sebelumnya Kementerian BUMN meminta pemegang polis Jiwasraya yang pembayaran klaim asuransinya tertunda untuk sabar. Pasalnya, pemerintah selaku pemegang saham perseroan tengah mencari solusi penyehatan keuangan perusahaan.

Beban Berat Jiwasraya Jadi Prioritas Erick ThohirFoto: Konferensi pers pengaduan forum pemegang polis bancassurance Jiwasraya ke Presiden (CNBC Indonesia/Yanurisa Ananta)

"Pokoknya sabar saja, kami sedang berupaya untuk bisa memberikan pengembalian tersebut, sambil mohon dukungan para pemegang polis untuk di-rejoint lagi supaya kami ada waktu juga untuk usaha-usaha lain agar bisa memenuhi harapan mereka untuk bisa kami kembalikan," ujar Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo seperti dikutip dari
CNNIndonesia.com dari Kantor Berita Antara, Selasa (8/10/2019).



Pada Jumat pekan lalu, Erick Thohir juga mengatakan tengah membentuk tim yang baik dan sesuai dengan visi misi Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan kemampuan perusahaan-perusahaan BUMN.

"Kita sedang membentuk tim yang baik, dan tentu ini sesuai dengan visi beliau [Presiden] kita harus didukung tim yang memang profesional, transparan, dan karena banyak sekali kegiatan-kegiatan yang harus segera dilakukan untuk Kementerian BUMN," kata Erick.


Jiwasraya jadi perhatian Erick

[Gambas:Video CNBC]



(tas/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading