Tugas Berat 4 Menko Jokowi: Lawan Teroris Sampai Investasi

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
23 October 2019 10:30
Tugas Berat 4 Menko Jokowi: Lawan Teroris Sampai Investasi
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pagi ini, Rabu (23/10/2019) memperkenalkan dan melantik Kabinet Indonesia Maju. Saat memperkenalkan para menteri tersebut, Jokowi menyampaikan secara singkat tugas dan tanggung jawab para menteri.

Jokowi dari awal mulai memperkenalkan empat nama yang menjadi menteri koordinator (menko) dan menyebutkan tugas dan tanggung jawab yang diemban.

"Langsung saja saya ingin memperkenalkan Dr Mohammad Mahfud MD sebagai Menko Polhukam. Berdiri Prof (Jokowi tertawa). Beliau akan menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan korupsi, kepastian hukum, deradikalisasi, anti-terorisme berada di wilayah Pak Mahfud MD," kata Jokowi, di Istana Negara, Rabu (23/10/2019).

[Gambas:Video CNBC]


Jokowi memperkenalkan Menteri Koordinator Bidang Perekononomian Airlangga Hartanto. Tugas Airlangga adalah memastikan ada terobosan dan sinergi antar kementerian di bidang ekonomi sehingga ada peluang kerja yang semakin meningkat.


"Kita juga bisa menurunkan defisit transaksi berjalan, defisit neraca perdagangan, mengembangkan industrialisasi yang berorientasi pada ekspor dan substitusi ekspor," jelas Jokowi.


Selanjut, Jokowi memperkenalkan Muhadjir Effendy sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Muhajir diminta oleh Jokowi untuk mengawal akselerasi pengentasan kemiskinan, toleransi dan solidaritas nasional.

"Ketiga Bapak Prof Muhadjir Effendy sebagai menko PMK yang akan mengawal akselerasi pengentasan kemiskinan, toleransi, solidaritas nasional dan revolusi mental," tambah Jokowi.


Terakhir, Jokowi menyebut nama Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Jokowi meminta Luhut agar punya terobosan dalam rangka Indonesia sebagai poros maritim dunia.

"Menangani hambatan investasi dan realisasikan komitmen besar investasi ke depan ada di tangan beliau," ujar Jokowi.

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading