Aksi Demonstrasi Jadi Hantu Buat IHSG, Investor Asing Keluar

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
01 October 2019 15:43
IHSG masih dihantui aksi demonstrasi yang menyebabkan kekuatiran akan situasi keamanan dalam negeri.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar saham domestik masih didera ketakutan yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terkapar di zona merah.

Panin Sekuritas dalam riset yang publikasi siang ini menyebutkan, IHSG masih dihantui aksi demonstrasi yang menyebabkan kekhawatiran akan situasi keamanan dalam negeri.

"Akan tetapi, kekhawatirannya lebih rendah dari kemarin. Sehingga pasar di hari ini sempat naik terdorong oleh sentimen positif dari bursa global," sebut riset Panin Sekuritas, Selasa (1/9/2019).

Setengah jam jelang penutupan perdagangan IHSG terkoreksi makin dalam 0,41% ke level 6.144,06. Level terendah sepanjang perdagangan hari ini.


Investor asing jugat tercatat masih melakukan aksi jual, di mana total net sell di seluruh pasar hari ini mencapai Rp 529,22 miliar.

Padahal data inflasi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) sebenarnya tak buruk. BPS merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2019 terjadi deflasi 0,27%.

"Sehingga inflasi tahunan tercatat sebesar 3,39%," kata Kepala BPS, Suhariyanto, di Gedung BPS, Selasa (1/10/2019).

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan terjadi deflasi 0,15% secara month-on-month (MoM). Kalau sampai kejadian, maka akan menjadi deflasi pertama sejak Februari.

Suhariyanto mengatakan, dari 82 kota, ada 70 kota deflasi dan 12 kota inflasi. "Kita harap inflasi tiga bulan terakhir di 2019 akan terkendali meski Desember 2019 kita antisipasi biasanya ada kenaikan karena libur sekolah, persiapan natal, dan tahun baru," katanya.

Simak video, ekonom sebut pasar keuangan paling terkena dampak demo:

[Gambas:Video CNBC]


(hps/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading