Wall Street Anjlok, Tarif Baru AS-China Biang Kerok
Sefti Oktarianisa,
CNBC Indonesia
04 September 2019 06:22
Jakarta - Bursa saham AS, Wall Street anjlok pada penutupan perdagangan, Selasa (3/9/2019). Penerapan tarif baru yang dilakukan AS dan China, memukul sektor manufaktur di AS.
Dow Jones berakhir turun 1,1% menjadi 26.118,02. S&P 500 turun 0,7% ke level 2.906,27 sedangkan Nasdaq turun 1,1% ke level7.874,16.
Analis setempat menilai investor pupus harapan pada kemungkinan meredanya perang dagang. Investor sebelumnya berharap akan ada penundaan tarif.
Belum lagi komentar Presiden AS Donald Trump melalui media sosial yang semakin memanas-manasi situasi. Di twitter Trump berjanji akan memberi kebijakan yang lebih sulit pada China jika terpilih lagi di 2020.
"Investor berharap mungkin ada penundaan karena perundingan berlangsung," kata analis CFR Research Sam Stoval sebagaimana dilansir CNBC Indonesia dari afp, Rabu (4/9/2019). "Tapi sebaliknya kita mendengar ancaman yang lebih besar terhadap China. Itu hanya membuat para investor berpikir "Wah kita mulai lagi",".
(sef/sef) Add
as a preferred
source on Google
Next Article
Gara-gara 1 Hoax di Aplikasi X, Saham AS Melesat Tinggi
Dow Jones berakhir turun 1,1% menjadi 26.118,02. S&P 500 turun 0,7% ke level 2.906,27 sedangkan Nasdaq turun 1,1% ke level7.874,16.
Analis setempat menilai investor pupus harapan pada kemungkinan meredanya perang dagang. Investor sebelumnya berharap akan ada penundaan tarif.
Belum lagi komentar Presiden AS Donald Trump melalui media sosial yang semakin memanas-manasi situasi. Di twitter Trump berjanji akan memberi kebijakan yang lebih sulit pada China jika terpilih lagi di 2020.
"Investor berharap mungkin ada penundaan karena perundingan berlangsung," kata analis CFR Research Sam Stoval sebagaimana dilansir CNBC Indonesia dari afp, Rabu (4/9/2019). "Tapi sebaliknya kita mendengar ancaman yang lebih besar terhadap China. Itu hanya membuat para investor berpikir "Wah kita mulai lagi",".
(sef/sef) Add
source on Google