Garuda: Restatement Lapkeu 2018 Paling Lambat 26 Juli

Market - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
12 July 2019 18:55
Garuda: Restatement Lapkeu 2018 Paling Lambat 26 Juli
Jakarta, CNBC IndonesiaPT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) meminta perpanjangan waktu untuk penyampaian restatement Laporan Keuangan tahun 2018. Restatement LKT 2018 akan disampaikan paling lambat 26 Juli 2019.

"Kami sampaikan bahwa sehubungan dengan penyelesaian proses audit perbaikan dan penyajian kembali Laporan Keuangan Tahunan Perseroan per 31 Desember 2018 (restatement LKT), penyampaian restatement LKT dan public expose perseroan akan dilaksanakan paling lambat tanggal 26 Juli 2019," ujar Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Garuda Indonesia Fuad Rizal, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (12/7/2019).

Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis sanksi yang ditujukan kepada Garuda Indonesia karena 'memoles' laporan keuangan 2018. Salah satunya adalah restatement LKT per 31 Desember 2018.





"Memberikan Perintah Tertulis kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk memperbaiki dan menyajikan kembali LKT PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk per 31 Desember 2018."

"Serta melakukan paparan publik (public expose) atas perbaikan dan penyajian kembali LKT per 31 Desember 2018 dimaksud paling lambat 14 hari setelah ditetapkannya surat sanksi, atas pelanggaran Pasal 69 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UU PM)," demikian kutipan sanksi yang diberikan OJK dalam keterangan resminya, Jumat (28/6/2019).

Sementara itu Akuntan publik yang mengaudit laporan keuangan Garuda Indonesia 2018 yaitu Kasner Sirumapea diganjar hukuman pembekuan izin usaha selama 12 bulan oleh Kementerian Keuangan.

"Pembekuan izin dilakukan selama 12 bulan karena akuntan publik tidak melakukan standar mutu penyajian laporan keuangan," kata Sekjen Kemenkeu Hadiyanto dalam konpers di Jakarta, Jumat (28/6).




Hadiyanto mengatakan ada isu penting yang jadi perhatian dalam penyajian laporan keuangan Garuda 2018, ia mengatakan ada dugaan pelanggaran terhadap penyajian laporan keuangan Garuda.

Seperti diketahui laporan keuangan Garuda menimbulkan pertanyaan karena ada pendapatan usaha yang diduga belum layak dimasukkan dalam laporan keuangan 2018. Muncul ada dugaan pemolesan laporan keuangan Garuda 2018 sehingga BUMN penerbangan ini bisa mendapat untung.

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading