IHSG Belum Tembus 6.400, Simak Saham Pilihan Hari Ini!

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
03 July 2019 08:32
IHSG Belum Tembus 6.400, Simak Saham Pilihan Hari Ini!
Jakarta, CNBC Indonesia - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,08% ke level 6.384,9 pada perdagangan Selasa kemarin (2/7/2019). IHSG menguat meski pada awal perdagangan sempat melemah.

Kinerja IHSG berbanding terbalik dengan mayoritas bursa saham utama kawasan Asia yang sedang ditransaksikan melemah: indeks Shanghai turun 0,03%, indeks Straits Times turun 0,15%, dan indeks Kospi terkoreksi 0,36%.

Aksi ambil untung melanda bursa saham utama kawasan Asia seiring dengan ademnya hubungan AS-China di bidang perdagangan. Sebabnya, pada gelaran KTT G20 di Osaka, Jepang, Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menyetujui gencatan senjata di bidang perdagangan sekaligus membuka kembali pintu negosiasi yang sempat tertutup.

Sebelum memulai perdagangan hari ini, Rabu (3/7/2019), berikut saham-saham yang direkomendasikan broker sebagaimana dirangkum CNBC Indonesia yang layak disimak:

Valbury Sekuritas - Negosiasi Dagang AS-China Masih Panjang
Sentimen pasar dari dalam negeri hari ini bersumber dari rencana pemerintah yang akan merevisi peraturan tentang kepemilikan asing pada perusahaan perasuransian. Kepemilikan asing pada asuransi diberi batas maksimum hingga 80% dari modal disetor perusahaan.

Selanjutnya, pemerintah menyampaikan target asumsi makro ekonomi pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019 diprediksi akan meleset. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai akhir tahun diprediksi akan meleset sekitar 0,1% atau berada di level 5,2%. Padahal, pemerintah sebelumnya telah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3%.

Sementara itu, sentimen perdagangan dari luar negeri datang dari AS yang menyatakan akan mengenakan tarif impor tambahan terhadap produk-produk dari Uni Eropa sampai senilai US$ 4 miliar.

Tidak hanya itu, negosiasi perang dagang antara AS dan Cina masih harus melalui jalan panjang, setelah Trump mengatakan bahwa kesepakatan perang dagang harus menguntungkan AS. Pernyataan Trump ini berpotensi menyulut emosi Cina yang dapat berdampak terhadap kelanjutan negosiasi yang akan berlangsung alot dan bahkan berisiko kebuntuan yang tidak bisa dihindarkan.

Valbury memproyeksikan, dengan bauran sentimen tersebut bisa membawa IHSG berpeluang koreksi pada perdagangan saham hari ini pada kisaran support (tahanan bawah) di level 6.369/6.352/6.340 dan resistance (tahanan atas) level 6.398/6.411/6.427.

Saham pilihan:
GGRM
INTP
SMGR
AKRA



Mega Capital Sekuritas - AS Ancam Kenakan Tambah Tarif Tambahan Uni Eropa
IHSG menguat di tengah fluktuasi bursa Asia di tengah kekhawatiran terkait kesepakatan perdagangan antara AS dan China. Adapupn bursa Wall Street mencatatkan penguatan di tengah memudarnya antusiasme atas gencatan senjata perdagangan AS-China setelah AS mengancam tarif barang tambahan untuk Eropa.

Usulan tarif Washington atas barang-barang Uni Eropa senilai US$ 4 miliar dalam perselisihan yang lebih panjang mengenai subsidi pesawat datang ketika ketegangan perdagangan dengan China tampak mulai mereda.

IHSG diperkirakan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah terbatas pada level 6.320 - 6395.

Saham pilihan:
BRPT
AKRA
UNVR
VTRA

Binaartha Sekuritas - Potensi Koreksi Wajar IHSG
IHSG berhasil ditutup menguat 0,08% di level 6.384,89 pada 2 Juli 2019. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.368,69 hingga 6.352,49. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.397,77 hingga 6.410,65.

Berdasarkan indikator, MACD sudah berada di area positif. Meskipun demikian, terlihat bahwa Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought. Di sisi lain, terlihat beberapa pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Saham pilihan:
ACES
GJTL
HMSP
KAEF


Indosurya Sekuritas - Tren Kenaikan IHSG
IHSG saat ini terlihat masih akan terus melanjutkan kenaikan. Hal ini tentunya ditunjang oleh kuatnya sisi fundamental perekonomian yang terlihat dari data data terlansir, sedangkan momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang.

Hari ini IHSG berpotensi menguat pada kisaran 6.257 - 6.488.

Saham pilihan:
BBCA
ASRI
SRIL
HMSP




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading