Kemesraan AS-China Bawa Wall Street Berakhir di Zona Hijau

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
03 July 2019 07:02
Kemesraan AS-China Bawa Wall Street Berakhir di Zona Hijau
New York, CNBC Indonesia - Wall Street ditutup menguat pada Selasa (2/7/2019) waktu setempat. Optimisme damai dagang AS-China telah menghadirkan optimisme, namun langkah AS yang mengancam akan mengenakan tarif impor tambahan pada barang-barang Eropa turut jadi perhatian investor.

Indeks S&P 500 naik 0,3% menjadi 2.973,01 dan membukukan rekor penutupan tertinggi. Sementara Dow Jones Industrial Average naik tipis 69,25 poin menjadi 26.786,68. Kemudian indeks Nasdaq Composite naik 0,2% menjadi 8,109.09.

Penurunan pada saham bank juga memengaruhi kinerja bursa. Saham Citigroup turun 0,4%. Sementara Bank of America dan Wells Fargo masing-masing anjlok lebih dari 0,9%. Kemudian SPDR S&P Bank ETF (KBE) ditutup 1,4% lebih rendah karena yield treasury turun. Yield patokan tenor 10 tahun diperdagangkan 1,97% sementara imbal hasil tenor 2 tahun turun menjadi 1,76%.




Pemerintah AS, Senin (1/7/2019), mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar US$ 4 miliar pada barang Uni Eropa (UE). Perselisihan jangka panjang dalam hubungan dagang mereka dipicu oleh aksi saling tuduh pemberian subsidi kepada pesawat masing-masing, yaitu Airbus (Eropa) dan Boeing (AS).

Kantor Perwakilan Dagang AS telah merilis daftar produk baru yang akan dikenai tarif impor, termasuk zaitun hingga keju Italia. Sebelumnya pada bulan April, AS telah menjatuhkan bea masuk pada sejumlah produk Eropa bernilai US$ 21 miliar.

"Ini membuat total impor yang akan dikenai bea masuk menjadi sekitar US$ 25 [miliar] dan menandakan bahwa perang dagang Trump belum akan berakhir," tulis Ian Lyngen, analis di BMO Capital Markets, dalam sebuah e-mail.

"Satu hal yang pasti, optimisme apa pun yang dilahirkan di Osaka untuk meredakan kekhawatiran The Fed atas 'ketidakpastian' yang dihadapi ekonomi global, dengan cepat terkikis," ujarnya.

Kemesraan AS-China Bikin Wall Street Berakhir di Zona HijauFoto: Reuters


Kemarin, indeks S&P 500 menyentuh level tertinggi sepanjang masa terbaru setelah hubungan dagang AS-China dikabarkan membaik. Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat untuk tidak mengenakan tarif impor baru pada barang-barang kedua negara setelah bertemu di sela-sela KTT G20 di Jepang, pekan lalu.

Meskipun Trump mengatakan pertemuan itu berjalan sebaik mungkin, namun ia juga menekankan bahwa setiap kesepakatan dagang yang akan dicapai dengan China harus "sedikit condong" ke AS.
(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading