Laba Naik Tipis, Kalbe Farma Tebar Dividen Rp 1,2 T

Market - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
22 May 2019 15:34
Laba Naik Tipis, Kalbe Farma Tebar Dividen Rp 1,2 T
Jakarta, CNBC Indonesia - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) emiten farmasi dan kesehatan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menyetujui pembagian dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp 1,2 triliun. Nilai tersebut setara dengan 50% dari laba bersih Kalbe Farma tahun 2018.

Secara nilai, besaran dividen per saham yang dibayarkan Kalbe Farma ialah sebesar Rp 26/ saham, atau memberikan dividen yield sebesar 1,96% mengingat harga saham rata-rata KLBF saat ini berada di level Rp 1.324/saham.

"Kalbe Farma akan membagikan dividen sebesar Rp 26 per saham atau 50% dari net income dari Kalbe Farma untuk tahun 2018. Pembagiannya kami punya waktu 30 hari mulai dari pengumuman," kata Direktur Kalbe Farma Bernadus Karmin Winata usai RUPST di Jakarta, Rabu (22/5/2019).


Selain mengumumkan pembagian dividen, RUPST juga memutuskan menambah komisaris independen yakni dijabat oleh Lilis Halim sampai dengan periode RUPST 2020.

Direktur Utama Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan penambahan komisaris independen dilakukan supaya komposisi komisaris lebih baik. Saat ini ada tiga komisaris independen dari total tujuh dewan komisaris.

"Harapannya akan banyak saran-saran ke depan karena pasar begitu banyak perubahan, apakah itu digitalisasi atau banyak pemain-pemain baru yang muncul," ucapnya.

Selain RUPST, Kalbe Farma juga menggelar RUPS Luar Biasa (RUPSLB). Namun tidak ada agenda luar biasa misalnya rights issue atau penerbitan saham baru, tapi hanya sebagai syarat ketentuan dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai klasifikasi usaha lapangan.


"Jadi tidak ada perubahan yang signifikan." pungkas Vidjong.

Penjualan bersih Kalbe Farma tahun lalu tercatat sebesar Rp 21,07 triliun atau tumbuh 4,4% dibanding penjualan bersih tahun sebelumnya Rp 20,18 miliar. Laba bersih tumbuh 2,2% menjadi Rp 2,46 triliun dari tahun sebelumnya Rp 2,40 triliun.

Tahun ini Kalbe Farma menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1,2 triliun-Rp1,5 triliun.



Kalbe Farma genjot ekspansi tahun ini, simak ulasannya.
[Gambas:Video CNBC]
(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading