Kejar Jumlah Emiten & Investor, BEI Gandeng BPJS Kesehatan

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
15 May 2019 12:06
Kejar Jumlah Emiten & Investor, BEI Gandeng BPJS Kesehatan
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) dan BPJS Kesehatan menandatangani nota kesepahaman pertukaran informasi dan data. Sinergi ini ditujukan untuk memberikan kontribusi kedua perusahaan untuk mendukung kegiatan usaha.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan dengan adanya kerja sama ini nantinya Bursa akan dapat menggunakan data perusahaan yang merupakan anggota dari BPJS Kesehatan untuk meningkatkan jumlah perusahaan tercatat dan investor di pasar modal.

"Nota kesepahaman BEI dengan BPJS ini ditujukan untuk mendapatkan informasi yang dikelola BPJS untuk mendapatkan edukasi pasar modal, sebagai amanah ke pasar modal dan mempromosikan perusahaan go public dan meningkatkan jumlah investor," kata Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (15/5).


Sementara itu, dari sisi BPJS Kesehatan juga akan mendapatkan data potensi perluasan kepesertaan badan usaha yang menjadi anggota badan jaminan sosial itu.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan langkah tersebut diambil untuk mendorong perusahaan mendaftarkan entitas dan seluruh pekerjanya ke dalam Program JKN-KIS sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.


Program JKN-KIS adalah program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat yang membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan.

"Memiliki jaminan kesehatan adalah hak setiap penduduk Indonesia, termasuk para pekerja, yang tidak boleh ditunda. Melalui kerja sama ini, kami berharap BEI bisa ikut memberikan kontribusi besar dalam upaya perluasan kepesertaan Program JKN-KIS," kata Andayani.

Hingga 10 Mei 2019, total peserta JKN-KIS telah mencapai 221.580.743 jiwa, atau sekitar 83,94% dari jumlah penduduk Indonesia. Dari angka tersebut, sebanyak 32.033.542 jiwa terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen pekerja penerima upah (PPU) swasta.

Adapun sampai dengan akhir April 2019, terdapat 265.455 badan usaha yang telah terdaftar dalam Program JKN-KIS.

Sementara itu, saat ini terdapat 629 perusahaan tercatat di BEI. Selain itu ada 728 emiten (termasuk emiten obligasi) yang memiliki potensi untuk diajak bekerjasama oleh BPJS Kesehatan.

"Kerja sama ini diharapkan nanti akan dapat meningkatkan dua sisi kepentingan kedua institusi," tutup Yetna.


Simak kata Sri Mulyani soal BPJS Kesehatan.
[Gambas:Video CNBC]
(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading