Ada Secercah Harapan Pertemuan AS-China, Wall Street Menguat

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
11 May 2019 06:46
Ada Secercah Harapan Pertemuan AS-China, Wall Street Menguat
Jakarta, CNBC Indonesia - Wall Street berhasil menguat di akhir pekan ini setelah emapta hari berturut-turut terus mengalami koreksi. Rebound terjadi setelah Donald Trump dan Menter Keuangannya Steven Mnuchin menyebutkan pembicaraan dagang antara Amerika dan China berakhir 'konstruktif'.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 114,01 poin atau 0,44% menjadi 25.942,37. S&P 500 menguat 10,68 poin atau 0,37% menjadi 2,881,4 dan Nasdaq Composite bertambah 6,35 poin atau 0,08% menjadi 7.916,94.

Sepanjang minggu ini DJIA turun 2,12%, S&P 500 turun 2,17% dan Nasdaq turun 3,03%. Meski dengan penguatan ini, S&P 500 mengalami pelemahan terbesar sepanjang minggu ini.


Di Jumat (10/5), S&P 500 telah mengalami pelemahan sampai dengan 1,6% namun berhasil rebund dari posisi terendahnya setelah pernyataan Mnuchin yang positif tentang negosiasi kedua negara yang sudah berlangsung selama dua hari.

Penguatan lebih lanjut juga terjadi setelah beberapa cuitan dari Trump namun akhirnya tertahan setelah Mnuchin menyebutkan tak ada pembicaraan dagang lebih lanjut.

Pernyataan dari Gedung Putih menunjukkan adanya harapan dari perjanjian dagang antara Amerika dan China.

"Pasar adalah pernyataan (dari Mnuchin dan Trump) yang bersifat politis dari indikasi perubahan strategi," kata Oliver Pursche, kepala strategi pasar di Bruderman Asset Management di New York.

"Tidak ada yang berubah dalam tesis investasi kita. Dalam jangka pendek, China membutuhkan kesepakatan perdagangan lebih dari AS. Tapi dalam jangka panjang, AS membutuhkannya lebih dari China. Secara efektif, itu adalah keseimbangan yang cukup bagus," kata dia.

S&P 500 mencatatkan 20 rekor tertinggi selama 52 minggu dan 12 posisi terendah sementara Nasdaq mencatakan 57 level tertinggi baru dan 107 level terendah barunya.

Volume perdagangan mencapai 7,44 miiar saham, lebih tinggi dibanding dengan rata-rata 20 hari perdagangan terakhir yang sebanyak 6,9 miliar saham.

Uber Technologies Inc. mengalami penurunan 7,6% setelah melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

Saham Symantec Corp jatuh 12,5% setelah pembuat perangkat lunak antivirus tersebut mengeluarkan peringatan dan CEO-nya akan mundur.

Saham produsen chip,yang sebagian besar pendapatannya berasal dari China, ditutup lebih tinggi setelah penurunan empat hari berturut-turut, tetapi indeks semikonduktor Philadelphia turun 5,8% untuk minggu ini. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading